Arsip Tag: Yogyakarta

Tempat Wisata di Jogja

Tempat Wisata di Jogja

Berencana untuk berlibur ke Yogyakarta sekaligus bersilaturhami ke Eyang Bude di Solo. Bapakpun bersiap untuk membooking tiket kereta menuju Yogyakarta dan tiket pesawat untuk pulang ke Jakarta dari Solo. Sedangkan untuk berjalan-jalan ke tempat wisata di Jogja kami menggunakan jasa rental mobil Arya Transport.

Tempat Wisata di Jogja

Kami ketika berada di Keraton Ratu Boko

Berangkat dari Stasiun Pasar Senen menggunakan Kereta Bogowonto Menunju Stasiun Lempuyangan Yogyakarta. Ternyata menggunakan Kereta Ekonomi Bogowonto cukup nyaman untuk kami berempat.

Sarapan Pagi di House of Raminten

Tiba di Stasiun Lempuyangan pagi hari, kami langsung cuci muka dan berganti baju. Jangan mandi di Stasiun Lempuyangan ya temen-temen karena ada larangannya, sebetulnya kami sih inginnya mandi tapi karena dilarang ya sudah jadinya tidak mandi hehehe.

Karena perut sudah keroncongan kami mencari restoran yang buka pagi hari atau yang buka 24 jam. Ditemukanlah House of Raminten yang buka 24 jam dan jaraknya tidak jauh dari Stasiun Lempuyangan. Setelah berjalan kaki dan bertanya ke warga sekitar akhirnya kami menemukan House of Raminten.

Menu makanan yang kami pesan untuk sarapan di Raminten adalah Bubur Ayam, Nasi Goreng, Tempe Mendoan, Ayam Goreng dan spesial order tempe balok dan nasi putih karena mbah kung memiliki banyak pantangan makanan. Semua rasa makanannya enak puas dengan rasanya, harganya pun murah menurut kami. Hanya suasana restonya saja yang bagi kami aga kurang familiar.

Berjalan-jalan disekitar Keraton Yogyakarta

Kami membuat janji dengan Arya Transport agar dijemput di Raminten untuk kemudian menuju De Mata. Karena De Mata Trick Eye Museum baru buka jam 10 pagi maka kami berjalan-jalan dan membeli oleh-oleh dulu di sekitar Keraton Yogyakarta. Kami berkeliling disekitar area Keraton dengan menggunakan becak.

Disekitar Keraton kami mengunjungi rumah-rumah warga yang memiliki sentra kerajinan batik. Kami juga membeli oleh-oleh berupa Kaos dan cindera mata yang cukup murah didaerah sekitar Keraton Yogyakarta.

Yang kami lakukan disekitar Keraton Yogyakarta

Berfoto Ria di Museum De Mata

Dari Keraton Yogyakarta kami sempat membeli oleh-oleh makanan dulu di Jl. Malioboro. Jl. Maliboro dipagi hari terasa sepi berbeda dengan malam hari sepertinya sayaaang kami tak sampai malam hari dikota ini.

Sehabis berbelanja oleh-oleh kami Menuju Museum De Mata yang beralamat di XT Square, XT Square Gedung Umar Kayam Lantai Basement, No. 150-151, Pandeyan, Umbulharjo, Jl. Veteran, Pandeyan, Umbulharjo Daerah Istimewa Yogyakarta 55161. Museumnya tidak terlalu besar tapi koleksi gambarnya cukup banyak dan menarik. Disediakan pula alat bantu untuk Anda berfoto, agar foto yang dihasilkan menjadi maksimal hasilnya.

Berbagai gaya maksimal di Museum De Mata

 

Makan Siang di Sop Ayam Pak Mien Klaten

Dari De Mata kami menuju Candi Prambanan di daerah Sleman. Karena hari itu hari jum’at kami mencari masjid disekitar Candi Prambanan untuk melaksanakan shalat Jum’at.

Betapa beruntungnya kami karena didekat Masjid ada Sop Ayam Pak Mien Klaten. Sop Ayam Pak Mien Klaten adalah makanan favorit keluarga kami di Bogor. Favorit karena sop ayamnya enak kuahnya berasa rempah dan segar karena ditambah jeruk nipis dan sambal, pokoknya lezatos bisa dilihat uraian tentang Sop Ayam Pak Mien Klaten disini.

Candi Prambanan dan Keraton Ratu Boko

Prambanan adalah tunjuan kami berikutnya, Prambanan merupakan candi peninggalan sejarah yang menyimpan banyak cerita dan sangat indah. Luas Candi Prambanan sekitar 39,8 ha sehingga cukup melelahkan untuk mengelilingi area ini dengan berjalan kaki. Candi Prambanan memiliki 3 candi utama yaitu Siwa, Brahma dan Wisnu dan yang terbesar adalah Candi Siwa yang memiliki ketinggian 47 m dimana didalamnya terdapat patung Roro Jongrang yang memiliki kisah sejarah dengan Bandung Bondowoso. Rakarizi sangat penasaran dengan sosok Roro Jongrang sehingga mencari sosok tersebut ke berbagai candi yang ada disitu. Akhirnya Rakarizi masuk Candi Siwa untuk melihat Roro Jongrang dan ketika masuk jantung Rakarizi berdegub dan merinding agak serem juga karena gelap hehehe, langsung saja Rakarizi segera keluar.

Kami membeli tiket terusan Candi Prambanan dan Istana Ratu Boko harganya sekitar Rp. 55.000/orang.  Jika memiliki tiket terusan kita dapat menaiki Shuttle Bus yang akan mengantarkan kita ke Istana Ratu Boko yang bertalian erat sejarah dengan Candi Prambanan karena Roro Jongrang merupakan putri dari Raja Boko. Istana Ratu Boko terdapat diatas bukit sehingga kita dapat melihat Candi Prambanan dari Istana Ratu Boko. Negeri ini indah kawan dan penuh dengan sejarah panjang jadi nikmati dan syukurilah negeri yang indah ini.

Candi Prambanan dan Keraton Ratu Boko

Puas menikmati Candi Prambanan yang tempat wisata di Jogja yang terakhir Rakarizi kunjungi, Karena Eyang Bude telah menelpon terus agar kami segera ke Solo. Dan kamipun diantar ke Solo oleh Arya Transport.