Jalan-Jalan Singkat di BSD

Jalan-jalan singkat di BSD

Berawal dari rengekan Rakarizi yang ketika hari sabtu libur hanya berdiam diri di rumah. Acara di rumah saat itu hanya nonton tv, main hp, shalat dan makan. Bapakpun tak bisa tidur siang karena Rakarizi merengek terus karena tidak ada teman disekitaran rumah. Melihat keadaan seperti itu bapak langsung berpikir bagaimana caranya agar Rakarizi tidak merasa bosan di hari minggu besok. Yang ada dipikiran bapak ternyata mengajak kita melakukan jalan-jalan singkat di BSD.

Jalan-jalan singkat di BSD

Salah satu spot foto di Jaletreng River Park Taman Kota 2 BSD


Eh Rakarizi juga pernah wisata singkat di Singapura lho hehehe

Seperti biasa jikalau keluarga Rakarizi ingin pergi ke suatu tempat pasti habis shalat subuh. Mama seperti biasa menyiapkan segala sesuatunya dengan baik dan menyiapkan perbekalan untuk sarapan dijalan. Ternyata kata bapak ½ 7 tujuh aja kita jalan karena ini bukan ke kawasan puncak yang pasti macet alhasil perbekalan dibuka kembali untuk dimakan di rumah hehehe.

Taman Kota 2 BSD

Tujuan kita yang pertama pada jalan-jalan singkat di BSD kali ini adalah Taman Kota 2 BSD. Berbekal google maps dengan tujuan Taman Kota 2 BSD kita meluncur menuju tempat tersebut. Sesuai dengan prediksi Google maps kita sampai di Taman Kota 2 BSD pukul 8.00 berarti 1 jam setengah dari Bojong Gede rumah kita. Sampai disana parkiran mobil sudah hampir penuh untung saja masih diperbolehkan parkir hanya tidak boleh di rem tangan saja.

Taman Kota 2 BSD merupakan taman yang diperuntukan warga sekitar untuk berolah raga ataupun sekedar berjalan-jalan, Rakarizi aja yang kejauhan dari Bojong kemari hehehe. Masuk ke taman kota 2 BSD kita melalu jembatan yang cukup iconic di taman ini Cuma sayang sulit berfoto disini karena banyak orang. Tidak ada tiket masuk ke taman ini alias gratis saudara-saudara. Setelah melewati jembatan kita memasuki area hutan kota yang cukup sejuk karena ditumbuhi banyak pepohonan.

Area hutan kotanya cukup luas sekitar 9 hektar jika digabung taman kota 1 BSD. Jika terus berjalan kita akan menemukan Jaletreng River Park. Jaletreng river park sangai ramai karena banyak fasilitas penunjangnya disini. Ada area jajanan. Area pedestrian yang mengelilingi sungai Jaletreng yang luas dan bagus. Ada juga area tunggu seperti stadion tempat duduknya agak naek keatas bukit sehingga sambil nunggu bisa sambil mengawasi dan menikmati pemandangan Jaletreng River Park. Area pedestrian Jaletreng River Park cukup luas sehingga ada banyak fasilitas yang bisa Anda gunakan untuk berkeliling diantaranya :

  1. Sepeda
  2. Sepeda Tandem (Sepeda yang dikayuh berdua)
  3. Delman
  4. Becak kecil

Suasana Taman Kota 2 BSD


Rakarizi hanya mencoba sepeda tandem berdua dengan bapak itupun pada awalnya sangat kesulitan karena pedalnya berbeda arah jadi tidak kompak. Alhasil hanya bapak yang mengayuh sepeda tandem itu hehehe daripada kalo dikayuh berdua malah jatuh. Harga sewa sepeda tandem 20.000 per setengah jam… terlalu sebentar enggak juga teman, karena setengah jam aja udah capek banget hehehe. Untuk Area Jajanan Rakarizi membeli makanan rambuk nenek 10.000, Tahu Gejrot 7.000 dan minuman es seharga 5.000an saja.

Floating Castle Froggy

Selepas dari taman kota 2 BSD kami menuju Floating Castle Froggy. Floating Castle Froggy lokasinya terletak di Jl. BSD Grand Boulevard, Kecamatan Pagedangan Kabupaten Tanggerang Banten Indonesia. Jika Anda ingin mengunjungi tempat ini gunakan saja google maps ya soalnya bapak Rakarizi juga agak bingung kalo tidak dipandu Google maps.

Floating Castle Froggie

Kami berada di Floating Castle Froggie


Floating Castle Froggy adalah istana yang didirikan oleh Fernando Iskandar karena terinspirasi dari kisah Jack dan Pohon Kacang. Fernando menjadikan istana tersebut sebagai lembaga pendidikan non formal yang dinamai froggy edutography. Istana ini memiliki 10 lantai dimana setiap lantai memiliki sebuah program mimpi anak seperti kelas cerdas matematika, gerak, berteman, musik dan visual spasial. Intinya istana ini mengarahkan agar anak-anak memiliki mimpi atau cita-cita yang besar.

Pada saat Rakarizi kesini suasana begitu sepi tetapi parkiran begitu penuh. Kami tidak masuk kedalam istana karena Rakarizi Cuma sendiri anak-anaknya. Takutnya diharuskan rombongan anak-anak yang datang kami memutuskan untuk hanya berfoto-foto diluar saja. Kami tidak lama ditempat ini karena cuaca lumayan terik Rakarizi sangat kepanasan sehingga ingin buru-buru ke AEON Mall.

AEON Mall

Aeon Mall letaknya sebenarnya tidak jauh dari Floating Castle Froggy tetapi kita harus belok kiri kemudian putar balik dan terus mengikuti perintah mbah google saja hehehe. Sampai Aeon Mall, mallnya baru buka jadi santai-santai didalam mall sambil menunggu jam makan siang. Sebenarnya tujuan kami ke AEON Mall adalah  untuk menikmati taman sakura buatan dan makan siang. Tapi apadaya panas begitu terik Taman Sakuranya pun tak begitu indah jika disiang hari jadi kami putuskan untuk tidak ke Taman Sakura.

AEON Mall BSD

Floating Castle Froggie dilihat dari AEON Mall BSD


Langsung lanjut ke tujuan kedua di Mall ini yaitu makan siang. Kami langsung melihat restaurant-restaurant yang tertata rapi dan terasa sejuk salut deh dengan Mall Aeon. Kriteria utama kami dalam mencari makan siang di AEON Mall adalah label Halal dan Nasi hehehe maklumlah orang Bogor jadi harus ketemu nasi. Di lantai bawah kami menemukan resto yang berlabel Halal yaitu Popolamama tapi menu yang ditawarkan pasta dan pizza sedangkan kami butuh nasi hehehe. Akhirnya kami memutuskan untuk naik ke lantai paling atas dimana ada banyak resto-resto dan foodcourt disana.

Setelah survey dan menemukan beberapa resto yang berlabel Halal kami memutuskan untuk makan di SUKIYA.

SUKIYA

Sukiya adalah resto makanan Jepang tapi bukan resto terkenal atau mewah dengan tatanan resto yang wah. Kami mampir bukan karena itu tapi karena label halal yang terpampang sehingga kami dapat makan dengan tenang. Hampir semua menu ada ukurannya small, regular atau large dan kami pilih yang regular.

Menu yang kami pesan adalah Curry with beef untuk Raka dengan harga Rp. 45.000. Tokyo Ramen untuk mama dengan harga Rp. 33.000 sedangkan bapak memilih paket hemat with beef dengan harga Rp. 29.000. Curry with beef disajikan dalam mangkok terdiri dari nasi, irisan daging dan curry yang ada isinya rasanya cukup enak. Untuk Tokyo Ramen terdiri dari mie tipis, nori lebar kuahnya seger. Sedangkan untuk menu terakhir paket hemat with beef terdiri dari irisan daging berbumbu, pangsit goreng yang empuk, acar bersama mayonaisenya yang seger.

Makanan dan minuman yang kami pesan di Sukiya


Eh hampir lupa untuk minumannya kami pesan Mirinda Strawberry minuman yang telah lama kami kangenin, Lemon Tea Ice dan ocha. Semua minuman yang kami pesan berharga Rp. 7.000an menurut kami harganya cukup murah dengan porsi yang lumayan besar apalagi ochanya dapat diisi ulang.

Kalo pengen tau Rakarizi wisata kuliner kemana aja bisa liat menu ini

PERJALANAN PULANG

Setelah makan di Sukiya kami pulang ke rumah dengan tetap menggunakan bantuan google maps karena kalo tidak bapak bisa puyeng hehehe. Estimasi sampai di rumah menurut google maps adalah sekitar 2 jam dan ternyata estimasinya tepat. Alhamdulillah kami selamat sampai di rumah dan Jalan-jalan singkat di BSD kita berhasil hehehe.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *