Arsip Tag: Jakarta

Liburan Murah Meriah di Jakarta

Liburan Murah Meriah di Jakarta

Awalnya tidak ada rencana apa-apa hari minggu ini. Waktu menuju siang terasa lama bagi Rakarizi akibat merasa bosan dirumah saja tak kemana-mana hehehe. Rakarizi merengek ingin jalan-jalan keluar merasakan suasana yang berbeda menghilangkan rasa bosan yang mendera yaaa elah lebay amat kata-katanya yak. Berhubung tanggal menunjukkan tanggal tua jadi bapak memutuskan untuk Liburan murah meriah di Jakarta Rakarizi pun mengamininya yang penting keluar rumah.

Liburan Murah Meriah di Jakarta

Rakarizi berpose di Monumen Pembebasan Irian Barat

Perjalanan Menuju Lapangan Banteng

Berangkat dari Bojong menuju Stasiun Cilebut agar bisa memarkirkan kendaraan kami dengan mudah karena kalau Stasiun Bojong agak susah parkir. Naik Comuter Line tujuan Stasiun Juanda karena tujuan liburan murah meriah di Jakarta kami yang pertama adalah Lapangan Banteng. Menurut mbah Google Stasiun terdekat dari Lapangan Banteng adalah Stasiun Juanda dan memang benar adanya.

Sampai di Stasiun Juanda kami langsung mencari Bajaj untuk menuju Lapangan Banteng. Setelah tawar menawar harga dicapailah angka kesepakatan ongkos menuju Lapangan Banteng adalah Rp. 15.000. Waktu tempuh dari Stasiun Juanda ke Lapangan Banteng tidak terlalu lalu lama hanya sekitar 5 menit saja.

Lihat juga wisata kuliner Jakarta

Ada apa di Lapangan Banteng ?

Sampai di Lapangan Banteng kami turun dari bajaj karena sudah siang cuaca sangat terik sekali. Lapangan Banteng merupakan lapangan seluas 5,2 Ha yang dibagi dalam beberapa area.

Area Monumen Pembebasan Irian Barat

Area ini merupakan area yang paling tampak dari kejauhan karena patung ini merupakan bangunan paling tinggi di Lapangan Banteng dan merupakan bagian utama dari Lapangan Banteng. Monumen ini merupakan pengingat perjuangan dalam pembebasan Irian Barat yang sekarang lebih dikenal dengan provinsi Papua.

Area Amphiteatre

Area ini yang paling kami suka karena sangat cantik untuk difoto. Amphiteatre ini berbentuk setengah lingkaran mengelilingi kolam air mancur dengan sebelas tangga.

Area Air Mancur

Air Mancur di Lapangan Banteng akan dioperasikan setiap sabtu malam pukul 18.30. Pertunjukan air mancur yang menari-nari dengan lampu warna-warni dengan diiringi lagu nasional maupun daerah ini akan berlangsung selama 15 menit. Sungguh suasana yang dapat menghibur warga masyarakat yang selama seminggu penuh disibukkan oleh pekerjaan dan pelajaran yang memberatkan otak.

Area Bermain Anak

Area ini merupakan tempat untuk bermain anak-anak ada perosotan jungkat-jungkit dan lain-lain.

Area Lapangan Olah Raga

Ketika Rakarizi kesini banyak orang-orang yang sedang berolah raga baik tua maupun muda.

ketika Rakarizi berkunjung ke Lapangan Banteng terdapat pameran tanaman dan hewan. Kebanyakan yang dipamerkan adalah tanaman anggrek dan hewan reptil. Rakarizi cuma liat-liat saja tidak beli yang Rakarizi beli beli es goyang makanan mama dan bapak jaman dulu hehehe. Tak terasa waktu telah sore sudah masuk waktunya shalat ashar lalu kami lihat dari kejauhan ada kubah masjid lalu kami mendekat ke kubah tersebut yang ternyata kubah Masjid Istiqlal hehehe.

Yang tak jauh dari Jakarta Wisata Bogor

Makan Pecel di Masjid Istiqlal

Ternyata dari Lapangan Banteng ke Masjid Istiqlal jaraknya tidak jauh berarti dari Stasiun Juanda ke Lapangan Banteng deket juga kalo gitu ngapain tadi naik bajaj ya? hehehe. Sampai di Masjid di Istiqlal kami langsung shalat ashar setelah shalat berfoto-foto sebentar di area masjid.

Setelah shalat, perut Rakarizi lapar cari-cari di google tidak ada tempat makan yang deket plus murah. Akhirnya kami putusin untuk menuju stasiun siapa tahu di stasiun ada tempat makan sesuai target. Baru keluar area masjid mata terbelalak melihat ada tukang pecel pinggir kali yang ada di Area Istiqlal. Lalu kami bertiga menikmati pecel Istiqlal ditemani angin sore yang berhembus sambil mengenang masa kuliah bapak yang katanya sering makan pecel di Istiqlal.

Pecel Istiqlal

Pecel Istiqlah yang kami nikmati disore hari

Menikmati Bis Tingkat Gratis

Keluar dari area Istiqlal Rakarizi melihat ada banyak orang yang sedang berkumpul menunggu bis tingkat gratis ke berbagai tujuan. Lalu Rakarizi ingin ikut menikmati juga bisa tingkat gratis dan memilih tujuan Bundaran Hotel Indonesia yang akan balik lagi ke Stasiun Juanda.

Begitu Bis Tingkat datang dan kondisinya kosong Rakarizi langsung masuk ke lantai 2 bis, sayang dilantai 2 bis tidak ada sopirnya hehehe . Bisnya nyaman, kondisinya baik, gratis pula wehhh pokoknya mantaplah. Bis yang Rakarizi naiki adalah History of Jakarta (BW 1) dengan rute Juanda-Monas-Balai kota-Museum Nasional-Gedung Arsip-Museum Bank Indonesia-BNI 46-Pasar Baru dan kembali lagi ke Juanda.

Hal yang Rakarizi kagumi ketika menaiki bis tingkat adalah kondisi Jakarta yang sudah berbeda. Trotoarnya lebar-lebar rapih indah nyaman untuk dinikmati oleh pejalan kaki. Melihat kemegahan hotel bersejarah yaitu Hotel Indonesia Kempinski dan ada juga karya seni bambu yang cukup besar tak jauh dari bundaran HI. Karya seni bambu itu masih baru jadi masih asing bagi Rakarizi, karya seni itu bernama Getah Getih yang dibuat oleh seniman Joko Avianto.

Menikmati Jakarta disore hari

Lelah sudah menikmati kota Jakarta hari itu, bangga memiliki Ibu Kota Negara seperti ini. Next time Rakarizi akan melakukan liburan murah meriah di Jakarta lagi menikmati tempat indah di Jakarta yang gratis-gratis. Target sih JPO-JPO Jakarta yang indah dan Masjid Ramlie Mustofa plus staycation di hotel kalo punya uang hehehe.

Hotel Orchardz Jayakarta

Hotel Orchardz Jayakarta

Hotel Orchardz Jayakarta

Hotel Orchardz Jayakarta hotel nyaman yang strategis di Jakarta Kota


Libur lebaran kami putuskan untuk hanya berlibur di Jakarta saja yaitu berkeliling ke tiga Pulau kepulauan seribu Pulau Kelor, Pulau Cipir dan Pulau Onrust. Agar liburan lebih terasa meski hanya ke pulau seribu bapak Rakarizi putuskan untuk menginap di Jakarta. Rakarizi pun berdiskusi dengan bapak kira-kira harus menginap dimana ya? Hotel yang dekat dari stasiun Jakarta Kota tapi tetap nyaman untuk kami beristirahat. Terus memilih dan memilih Akhirnya kami bertiga memutuskan untuk menginap di Hotel Orchardz Jayakarta hotel nyaman yang strategis di Jakarta Kota.

Hotel Orchardz Jayakarta terletak hanya beberapa KM dari stasiun Jakarta Kota bahkan hanya 640 m dari stasiun Jayakarta. Hotel Orchardz Jayakarta memiliki lokasi yang sangat strategis alamat tepatnya Jl. Pangeran Jayakarta No. 44 Mangga Dua Selatan, Sawah Besar Jakarta. Oleh karena itu postingan ini Rakarizi beri judul Hotel Orchardz Jayakarta hotel nyaman yang strategis di Jakarta Kota.

Sepulang dari kepulauan seribu kami menggunakan angkot menuju stasiun Jakarta Kota tarifnya Rp. 16.000 per orang wuiiih ganas juga tarifnya ya hehehe. Tapi tak apalah tarif segitu juga yang penting Rakarizi cepet sampe stasiun Jakarta Kota tanpa ribet harus turun naik kendaraan umum. Mampir sejenak untuk mengisi perut Rakarizi yang minta diisi ditempat kuliner stasiun Jakarta Kota yang padat pedagang. Perut sudah terisi lalu kami memesan taxi online menuju hotel Orchardz Jayakarta tarifnya hanya 20 ribuan saja.

Pelayanan Check In

Sampai di Lobby Hotel mama Rakarizi langsung melakukan check in. Pelayanan check in cukup cepat dan ramah tidak bertele-tele. Proses Check in selesai kami langsung menuju kamar kami sambil membawa barang kami sendiri, berbeda dengan di Harper barang bawaan kami langsung sigap dibawakan kalo disini tidak.

Lobby Hotel Orchardz Jayakarta

Lobby Hotel Orhardz Jayakarta


Fasilitas kamar

Fasilitas kamarnya sangat lengkap untuk ukuran tarif kamar 500 ribuan. Kamar yang cukup luas, 1 tempat tidur ukuran king size, 2 sofa lengkap dengan mejanya, Kursi rias beserta cermin, teko listrik, fasilitas kamar mandipun lengkap termasuk hair dryer. Pokoknya untuk urusan fasilitas kamar hotel ini sangat memuaskan kami sehingga kami dapat beristirahat dengan tenang dan nyaman.

Swimming Pool

Seperti biasa subuh-subuh kami sudah bangun untuk melaksanakan shalat subuh kemudian ingin langsung berenang. Tapi untuk menjaga kondisi badan, kami mengisi perut kami dulu dengan mie instan cup. Setelah perut terisi kami mencari keberadaan kolam renang di hotel ini. Ternyata kolam renang berada dilantai dasar dekat dengan restaurant dalam kolam renangnya berada dalam ruangan jadi sangat nyaman.

Meski Rakarizi menuju kolam renang pagi-pagi ternyata ada yang lebih pagi dari Rakarizi, ada 2 orang anak yang sebaya dengan Rakarizi telah berenang disana. Kondisi kolam renang cukup bersih dan nyaman untuk kami berlama-lama berenang. Restaurant mulai ada pengunjung untuk sarapan kami memutuskan untuk selesai berenang untuk kemudian mandi.

Rakarizi menikmati pagi hari dengan berenang


Sarapan

Mandi selesai Rakarizi turun lagi menuju restaurant untuk menikmati sarapan. Ketika sampai didepan Restaurant, Rakarizi langsung didata untuk tambahan sarapan sebesar Rp. 75.000. Varian makanan dalam menu sarapan di hotel ini cukup bervariasi dengan rasa yang enak. Yang paling mengejutkan Rakarizi bisa meracik sendiri bubur ayam dengan rasa yang enak padahal biasanya kalo meracik bubur ayam sendiri biasanya selalu gagal hehehe.

 Suasana Sarapan di Hotel Orchardz Jayakarta

Proses Check Out

Berenang sudah, sarapan sudah biasanya Rakarizi jalan-jalan menikmati lingkungan sekitar hotel. Karena hotel Orchardz Jayakarta bukanlah resort dan letaknyapun di pusat kota Jakarta jadi tidak ada yang bisa dinikmati disekitar hotel. Setelah beristirahat dan menghabiskan waktu dikamar hotel kami memutuskan untuk check out saja pada pukul 9.30 pagi. Proses check out pun sangat mudah dengan pelayanan yang ramah. Terima kasih Hotel Orchardz Jayakarta.

 

Harper Hotel Jakarta Sederhana tapi Nyaman

Harper Hotel Jakarta Sederhana tapi Nyaman

Rakarizi punya rencana berlibur ke tempat yang sedikit adventure, karena Bapak ingin Rakarizi sedikit lebih kuat dan mengenal alam. Tapi walau begitu Bapak tetep mikirin Rakarizi pulang dari tempat adventure dapat beristirahat dan menikmati liburan dengan nyaman. Setelah Rakarizi memilih tempat bertualang kita adalah dataran tinggi Dieng dan Jadwal pulang dari sana sampe Jakarta adalah malam hari maka kami putuskan untuk mencari hotel di Jakarta yang dekat dengan meeting point kami yaitu Plaza Semanggi. Cari-cari dan terus mencari akhirnya ditemukanlah hotel yang cocok dengan kami yaitu Harper Hotel Jakarta.

Harper Hotel Jakarta

Harper Hotel Jakarta


Perjalanan wisata Rakarizi di Dieng begitu menyenangkan dengan mengunjungi berbagai objek wisata alam yang indah. Namun didalam perjalanan tersebut juga ada yang kurang menyenangkan yaitu tidak on time dalam jadwal perjalanan sehingga jadwal pulang ke Jakarta menjadi terlambat.

Dalam jadwal perjalanan seharusnya kita sampai Jakarta jam 23.00 terlambat sampai 04.30 pagi baru sampai Jakarta. Alhasil begitu sampai kami langsung pesan taxi online menuju hotel agar bisa shalat subuh tepat waktu di Harper Hotel Jakarta.

Anda juga dapat melihat review hotel Seulawah Grand View

Lokasi Harper Hotel Jakarta

Lokasi Harper Hotel Jakarta dari Jl. M.T Haryono Jakarta agak masuk kedalam jadi sebaiknya jika tidak bawa kendaraan pribadi pesan taxi atau taxi online aja sehingga tidak tersesat dijalan hehehe. Apalagi kondisi Rakarizi saat itu tiba di Jakarta pukul 04.30 jadi pas banget pakai taxi online karena kalo pake kendaraan umum agak riskan juga.

Pelayanan Harper Hotel Jakarta

Kami tiba di hotel sekitar pukul 04.45 yang merupakan waktu dini hari tapi kru hotel yang berada di lobby tetap sigap dan ramah menyambut kami. Proses check in di receptionist sangat cepat mudah. Setelah selesai check in tas dan barang bawaan kami dengan sigap dibawa menuju kamar oleh bell boy sehingga kamipun dapat melenggang dengan nyaman menuju kamar. Rasa lelah yang mendera selama perjalanan dapat terobati dengan pelayanan hotel yang memuaskan kamipun dapat melaksanakan shalat subuh di hotel dengan tepat waktu.

Fasilitas Kamar

Kami Karena lelah belum sempat memperhatikan keadaan kamar setelah shalat subuh kami langsung tidur sejenak mengistirahatkan tubuh ini yang remuk redam  karena 10 jam berada dalam bis hahaha.  Fasilitas kamar cukup lengkap dari mulai tempat tidur king size, perlengkapan mandi teko listrik untuk membuat kopi dan yang unik buat kami adanya kursi dan meja yang berbentuk hati menhadap balkon sehingga kami manfaatkan untuk spot foto.

Harpe Hotel Jakarta

Breakfast

1,5 jam cukuplah bagi kami untuk tidur, kami kemudian mandi bersiap untuk sarapan. Sarapan ada dilantai bawah dekat lobby. Seperti biasa kami selalu nambah 1 orang untuk sarapan karena kami bertiga sedangkan jatah perkamar kan hanya 2 orang. Ketika kami masuk dan berbicara bahwa kami menambah orang untuk sarapan mereka sepertinya belum siap. Sehingga kami agak lama menunggu untuk membayar tambahan sarapan. Bayar tambahan udah selesai barulah kami tenang untuk melakukan aktifitas sarapan. Menu yang ditawarkan cukup variatif dan rasanya enak, meja tempat makannya pun telah ditata dengan rapi sehingga kamipun nyaman untuk menyantap makanan.

Breakfast at Harper Hotel Jakarta

Swimming Pool

Makan sudah tapi masih ada yang kurang kayaknya nih menurut Rakarizi… oh iya belum berenang hehehe. Akhirnya setelah sarapan kita mengambil pakaian ke kamar kita untuk berenang. Kolam renang ada di lantai 2 kolam renangnya indoor lho jadi ga takut item karena kepanasan dang a takut hujan juga karena ada atapnya hehehe. Tiba di kolam renang ada beberapa pengunjung hotel yang sedang menjemur bayinya duhhh lucunya Rakarizi bergumam. Kolam renangnya sepi airnya bersih sehingga kami benar-benar menikmati hari ini seperti punya kolam renang sendiri… duhhh nikmatnya hidup ini coba tiap hari kaya gini hehehe.

Swimming Pool at Harper Hotel Jakarta

Check Out

Puas berenang kami kembali ke kamar untuk mandi kembali agar pulang kerumah dalam keadaan bersih. Menunggu waktu check out Rakarizi menikmati kopi sambil nonton tv beuh mantap pokoknya. Waktu check out pun kami berkemas untuk pulang lalu kami ke lobby menghadap receptionist melakukan proses check out. Check outnya mudah sama seperti saat check in. Kenapa ya walaupun kami hanya sekitar 7 jam dihotel ini tapi merasa benar-benar terpuaskan  berada di hotel ini. Sehingga kamipun dapat pulang ke rumah dengan rasa lelah yang sudah jauh berkurang… sayonara Harper Hotel Jakarta

Agar Anda tidak salah pilih hotel Anda dapat melihat tipsnya disini

 

 

Pulau Seribu

PULAU SERIBU

Berhubung dana untuk libur terbatas jadi bingung untuk mencari tempat untuk berlibur selama libur lebaran. Mencari-cari di internet tempat berlibur yang murah meriah akhirnya Rakarizi menemukan trip 3 Pulau di Kepulauan Seribu dengan biaya per orang Rp. 95.000. Dengan tanpa ba bi bu Rakarizi langsung memesan paket wisata tersebut dengan jadwal trip tanggal 17 Juni 2018 alias H+1 lebaran. Kami juga memesan kamar hotel di Traveloka yang lokasinya tidak jauh dari stasiun Jakarta Kota untuk kami beristirahat sepulang dari Pulau Seribu. inilah cerita lengkap kami di Pulau Seribu.

Pulau Seribu

Pantai Pulau Kelor


Perjalanan Menuju Meeting Point

Pada saat hari H perjalanan Rakarizi menuju 3 Pulau Rakarizi naik kereta tujuan Jakarta Kota paling pagi yaitu keberangkatan pukul 4.50 dari Bogor. Kenapa Rakarizi memilih kereta paling pagi karena agar sampai di Dermaga Muara Kamal tepat waktu yaitu pukul 7.30. Kereta tiba di Stasiun Jakarta Kota pukul 6.30 lalu Rakarizi ke Toilet dan membeli perbekalan secukupnya.

Sekitar Pukul 7.45 Rakarizi memesan taxi online dengan tujuan TPI Muara Kamal. Ingat ya kawan2 tolong ingatkan drivernya untuk mengikuti GPS . Karena kadang2 driver tidak melihat GPS malah langsung menuju Dermaga Muara Angke padahal Dermaga Muara Angke dan Dermaga Muara Kamal adalah tempat yang berbeda, Meski sama2 tempat menyebrang ke Pulau Seribu. Setelah 30 menit perjalanan dari Stasiun Jakarta Kota tibalah Rakarizi di Dermaga Muara Kamal. Kemudian kami mencari Gedung Biru yang merupakan Meeting Point kami.

Benteng Martelo

Benteng Martelo


Pulau Kelor

Perjalanan dari Dermaga Muara Kamal ke Pulau Seribu yang Pertama yaitu Pulau Kelor berlangsung selama kurang lebih 30 menit mengarungi lautan. Pulau Kelor merupakan Pulau Kecil dengan luas sekitar 2 Ha yang memiliki Benteng Martelo sebagai kekhasan pulau tersebut. Tapi Pulau Kelor bukan hanya Benteng Martelo tapi juga memiliki keindahan yang cukup bisa dinikmati.

Salah satu keindahan Pulau Kelor Diantaranya hamparan pasir putih dengan kerang-kerang yang bisa menjadi objek foto. Air lautnya pun bersih sehingga menurut Rakarizi Pulau Kelor adalah Pulau terindah yang Rakarizi kunjungi pada trip 3 pulau kali ini. Berhubung pulau ini cukup kecil jadi fasilitas yang ada di Pulau ini cukup minim yaitu hanya ada Toilet dan Toko Kecil.

 

Benteng Martelo2Benteng Martelo


Pulau Onrust

Pada pukul 11.30 kami menuju pulau berikutnya yaitu Pulau Onrust . Perjalanan laut yang ditempuh dari Pulau Kelor ke Pulau Onrust sekitar 15 menit mengarungi laut. Pulau Onrust merupakan pulau terbesar yang Rakarizi kunjungi dalam trip 3 pulau kali ini luasnya kurang lebih 7.5 Ha. Pulau Onrust merupakan pulau bersejarah yang memiliki bermacam cerita selama masa penjajahan Belanda maupun Jepang.

Pulau Onrust pernah menjadi sebuah kota kemudian dihancurkan oleh Inggris. Kemudian Dibangun lagi oleh Belanda kemudian hancur lagi oleh Gelombang Tsunami akibat letusan Gunung Krakatau. Kemudian dibangun lagi sebagai asrama haji dan Rumah Sakit jaman Belanda kemudian hancur lagi. begitulah sejarah singkat Pulau Onrust yang disampaikan oleh Tour Guide kami kurang lebihnya mohon maaf ya hehehe.

Pulau Onrust merupakan pulau yang memiliki fasilitas terlengkap dari ketiga pulau yang rakarizi kunjungi. Fasilitas yang ada di pulau ini toilet yang bersih, ada beberapa tempat makan dan Musholla yang cukup besar.

Pulau Onrust

Salah Satu Bangunan di Pulau Onrust


Pulau Cipir

Pulau terakhir yang Rakarizi kunjungi adalah Pulau Cipir. Pulau ini merupakan pulau yang lebih luas dari Pulau Kelor tapi lebih kecil dari Pulau Onrust. Pulau Cipir juga memiliki pantai sama seperti Pulau Kelor sedangkan Pulau Onrust tidak memiliki pantai.

Di Pulau Cipir juga terdapat fasilitas olah raga air seperti Banana Boat, Jetsky dan lain-lain. Fasilitas Musholla, Toilet dan Tempat Makan pun ada disini hanya saja tidak sebersih di Pulau Onrust, semoga kedepannya Pemerintah beserta pengelola Pulau ini bisa lebih mengelola, menjaga kebersihan dan menjaga kelestarian pulau ini.

Rakarizi mengakhiri trip 3 pulau dengan menerbangkan lampion. Sayang lampion Rakarizi tidak kunjung menyala dan akhirnya rusak sehingga cukup menikmati lampion yang diterbangkan oleh orang lain saja hahaha. Eits hampir lupa ada spot foto yang bagus di Pulau Cipir yaitu Jembatan yang ada diujung pulau berfotolah ditempat ini ketika matahari akan terbenam. Lagi-lagi sayang Rakarizi tidak sempat foto disana karena ketika Rakarizi sampai di jembatan tersebut mataharinya telah tertutup awan hehehe nasib-nasib.