Pulau Seribu

PULAU SERIBU

Berhubung dana untuk libur terbatas jadi bingung untuk mencari tempat untuk berlibur selama libur lebaran. Mencari-cari di internet tempat berlibur yang murah meriah akhirnya Rakarizi menemukan trip 3 Pulau di Kepulauan Seribu dengan biaya per orang Rp. 95.000. Dengan tanpa ba bi bu Rakarizi langsung memesan paket wisata tersebut dengan jadwal trip tanggal 17 Juni 2018 alias H+1 lebaran. Kami juga memesan kamar hotel di Traveloka yang lokasinya tidak jauh dari stasiun Jakarta Kota untuk kami beristirahat sepulang dari Pulau Seribu. inilah cerita lengkap kami di Pulau Seribu.

Pulau Seribu

Pantai Pulau Kelor


Perjalanan Menuju Meeting Point

Pada saat hari H perjalanan Rakarizi menuju 3 Pulau Rakarizi naik kereta tujuan Jakarta Kota paling pagi yaitu keberangkatan pukul 4.50 dari Bogor. Kenapa Rakarizi memilih kereta paling pagi karena agar sampai di Dermaga Muara Kamal tepat waktu yaitu pukul 7.30. Kereta tiba di Stasiun Jakarta Kota pukul 6.30 lalu Rakarizi ke Toilet dan membeli perbekalan secukupnya.

Sekitar Pukul 7.45 Rakarizi memesan taxi online dengan tujuan TPI Muara Kamal. Ingat ya kawan2 tolong ingatkan drivernya untuk mengikuti GPS . Karena kadang2 driver tidak melihat GPS malah langsung menuju Dermaga Muara Angke padahal Dermaga Muara Angke dan Dermaga Muara Kamal adalah tempat yang berbeda, Meski sama2 tempat menyebrang ke Pulau Seribu. Setelah 30 menit perjalanan dari Stasiun Jakarta Kota tibalah Rakarizi di Dermaga Muara Kamal. Kemudian kami mencari Gedung Biru yang merupakan Meeting Point kami.

Benteng Martelo

Benteng Martelo


Pulau Kelor

Perjalanan dari Dermaga Muara Kamal ke Pulau Seribu yang Pertama yaitu Pulau Kelor berlangsung selama kurang lebih 30 menit mengarungi lautan. Pulau Kelor merupakan Pulau Kecil dengan luas sekitar 2 Ha yang memiliki Benteng Martelo sebagai kekhasan pulau tersebut. Tapi Pulau Kelor bukan hanya Benteng Martelo tapi juga memiliki keindahan yang cukup bisa dinikmati.

Salah satu keindahan Pulau Kelor Diantaranya hamparan pasir putih dengan kerang-kerang yang bisa menjadi objek foto. Air lautnya pun bersih sehingga menurut Rakarizi Pulau Kelor adalah Pulau terindah yang Rakarizi kunjungi pada trip 3 pulau kali ini. Berhubung pulau ini cukup kecil jadi fasilitas yang ada di Pulau ini cukup minim yaitu hanya ada Toilet dan Toko Kecil.

 

Benteng Martelo2Benteng Martelo


Pulau Onrust

Pada pukul 11.30 kami menuju pulau berikutnya yaitu Pulau Onrust . Perjalanan laut yang ditempuh dari Pulau Kelor ke Pulau Onrust sekitar 15 menit mengarungi laut. Pulau Onrust merupakan pulau terbesar yang Rakarizi kunjungi dalam trip 3 pulau kali ini luasnya kurang lebih 7.5 Ha. Pulau Onrust merupakan pulau bersejarah yang memiliki bermacam cerita selama masa penjajahan Belanda maupun Jepang.

Pulau Onrust pernah menjadi sebuah kota kemudian dihancurkan oleh Inggris. Kemudian Dibangun lagi oleh Belanda kemudian hancur lagi oleh Gelombang Tsunami akibat letusan Gunung Krakatau. Kemudian dibangun lagi sebagai asrama haji dan Rumah Sakit jaman Belanda kemudian hancur lagi. begitulah sejarah singkat Pulau Onrust yang disampaikan oleh Tour Guide kami kurang lebihnya mohon maaf ya hehehe.

Pulau Onrust merupakan pulau yang memiliki fasilitas terlengkap dari ketiga pulau yang rakarizi kunjungi. Fasilitas yang ada di pulau ini toilet yang bersih, ada beberapa tempat makan dan Musholla yang cukup besar.

Pulau Onrust

Salah Satu Bangunan di Pulau Onrust


Pulau Cipir

Pulau terakhir yang Rakarizi kunjungi adalah Pulau Cipir. Pulau ini merupakan pulau yang lebih luas dari Pulau Kelor tapi lebih kecil dari Pulau Onrust. Pulau Cipir juga memiliki pantai sama seperti Pulau Kelor sedangkan Pulau Onrust tidak memiliki pantai.

Di Pulau Cipir juga terdapat fasilitas olah raga air seperti Banana Boat, Jetsky dan lain-lain. Fasilitas Musholla, Toilet dan Tempat Makan pun ada disini hanya saja tidak sebersih di Pulau Onrust, semoga kedepannya Pemerintah beserta pengelola Pulau ini bisa lebih mengelola, menjaga kebersihan dan menjaga kelestarian pulau ini.

Rakarizi mengakhiri trip 3 pulau dengan menerbangkan lampion. Sayang lampion Rakarizi tidak kunjung menyala dan akhirnya rusak sehingga cukup menikmati lampion yang diterbangkan oleh orang lain saja hahaha. Eits hampir lupa ada spot foto yang bagus di Pulau Cipir yaitu Jembatan yang ada diujung pulau berfotolah ditempat ini ketika matahari akan terbenam. Lagi-lagi sayang Rakarizi tidak sempat foto disana karena ketika Rakarizi sampai di jembatan tersebut mataharinya telah tertutup awan hehehe nasib-nasib.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *