Menjelajah Dua Curug Dalam Satu Hari

Menjelajah Dua Curug Dalam Satu Hari

Seperti biasa setiap hari sabtu Bapak dan Mama Rakarizi suka iseng menunggu Rakarizi pulang sekolah. Kali ini, Bapak setelah mengantar Rakarizi ke sekolah mengajak Mama untuk pergi Menjelajah dua curug dalam satu hari. Ternyata keinginan Bapak bak gayung bersambut, Mama mengiyakan keinginan Bapak alhasil berpetualanglah mereka mencari curug disekitar Bogor.

Menjelajah Dua Curug Dalam Satu Hari

Curug Lontar yang begitu indah

Berbekal Google Maps, motor dan doa mereka pun menjelajah curug yang sebetulnya merekapun tidak tahu bagaimana nanti rute yang akan ditempuh. Mereka mencari-cari curug yang jaraknya paling dekat dari Sindang Barang Bogor. Ditemukanlah Curug Lembah Pelangi atau lebih dikenal oleh penduduk sekitar dengan nama Curug Jatake yang jaraknya kurang 15 km dari Sindang Barang Kota Bogor.

Perjalanan Menuju ke Curug Lembah Pelangi

Curug Lembah Pelangi beralamat di Kampung Jatake Desa Cimanggu I Kec. Cibungbulang Kab. Bogor. Ok Alamat sudah diketahui, bensin motor masih ada meski tak full tank, google maps pun siap lalu meluncurlah mereka ke Curug Lembah Pelangi. Alhamdulillah kawasan kampus IPB Dramaga yang biasanya macet ini tidak macet hanya ramai lancar saja sehingga sampai di Desa Cimanggu I hanya dalam waktu 30 menit saja.

Setelah di Cimanggu I inilah pencarian mulai dilakukan, jalan menuju curug cukup untuk mobil dan tibalah mereka dijalan menurun yang di beton namun tidak rapi sehingga terlihat licin. Mama turun dari motor tidak mau menuruni jalan tersebut menggunakan motor. Bapak menuruni jalan menggunakan motor dengan perlahan, ternyata curug sudah dekat dari jalan menurun tersebut hanya sekitar 100 m.

Curug Lembah Pelangi

Tibalah di pos pintu masuk curug yang dijaga oleh satu orang saja. Harga tiket masuk curug Rp. 5.000, parkir Rp. 3.000 jam buka pukul 8.00 s.d 18.00. Dari pos jaga kita harus menuruni sekitar 20-30 anak tangga untuk sampai ke lokasi curug. Di Curug Lembah Pelangi terdapat empat curug curug yang ketinggiannya 60 m ada dua curug yang satu airnya besar yang satu lagi airnya kecil. Curug ketiga lebar namun ketinggiannya hanya sekitar 20 m dan yang curug yang keempat sangat kecil.

Curug Lembah Pelangi yang utama jaraknya cukup jauh dari posisi aman. Kalo ingin berfoto lebih dekat dengan curugnya kita harus turun ke sungai sedangkan turun ke sungai tidak diperbolehkan karena dikhawatirkan terjadi longsor. Karena dilarang jadilah Bapak dan mama hanya berfoto dari jarak jauh dan menikmati berfoto di dua curug lain yang lebih aman. Air curugnya cukup bersih hanya kondisinya saja yang belum tertatata dengan baik sehingga berasa ada yang kurang. Ketika mereka ke Curug Lembah Pelangi fasilitas kolam renang yang ada di curug tersebut sedang diperbaiki.

Suasana di Pos atas Curug Lembah Pelangi dan keempat Curug yang ada disana

Puas menikmati Curug sekitar 1 jam, mereka memutuskan naik ke pos untuk pulang. Ketika sampai di pos ternyata ada view indah juga untuk berfoto disekitar pos. Ketika mereka hendak pulang mereka diberitahu bahwa tidak jauh dari situ ada curug lagi namanya Curug Lontar. Karena jam masih menunjukkan pukul 10.00 mereka memutuskan untuk menjelajah satu curug lagi yaitu Curug Lontar.

Perjalanan ke Curug Lontar

Jarak dari Curug Lembah Pelangi ke Curug Lontar sekitar 13 km. Mereka kembali mengandalkan google maps sebagai penunjuk arah menuju Curug Lontar yang beralamat di Desa Karyasari Kec. Leuwiliang Kab. Bogor. Sampai di Pasar Leuwiliang kita belok kiri menuju Puraseda atau Cianten. Dari Pasar Leuwiliang tersebut kita berjalan cukup jauh sampai ditemukan PLTA Karacak yang ditandai pipa besar dikanan kiri jalan. Dari PLTA Karacak sudah tidak jauh lagi ada disebelah kiri jalan ada sawah bertuliskan Curug Lontar, hati-hati terlewat yah karena papan namanya kecil. Motor bisa masuk melalui jalan setapak cor yang melintasi sawah dan beberapa rumah.

Sebelum kita menikmati suasana Curug Lontar ada baik kita mengetahui sedikit pengetahuan tentang Curug Lontar

Pengetahuan tentang Curug Lontar

Curug Lontar merupakan bagian Pongkor National Geopark. Curug Lontar adalah situs geologis yang terbentuk oleh batuan yang berasal dari gunung berapi purba yang berusia antara masa pliocene hingga pleistocene (sekitar 4 hingga 2 juta tahun yang lalu).

Curug Lontar 2

Curug Lontar merupakan Situs Geologi bagian dari Pongkor National Geopark

Curug Lontar terdiri atas 3 lapisan Entablatur, Collonade dan Pyroclastic. Entablature bagian dari pembekuan lava panas pijar dalam bentuk yang tidak teratur sebagai akibat dari menyentuh udara dingin di permukaan bumi atau air yang terjadi dengan sangat cepat. Collonade Terletak di lapisan bawah lava entablature. Ketika entablature telah menggumpal. yang terkumpul masih berupa lahar panas pijar. Perlahan-lahan ia kemudian membeku membentuk pola seperti sebuah tiang. Bentuk kutub menghasilkan pembekuan berdiri tegak pada bagian freezer permukaan bumi. Pyroclastic adalah material bebas yang dihasilkan dari letusan gunung berapi. Bahan yang terbentuk halus dikenal sebagai Tuff. Sementara bahan berisi fargments ukuran batu kasar dikenali sebagai Breccia

Suasana Curug Lontar

Dari area parkir kita berjalan sedikit melewati sawah menuju pos jaga. Untuk masuk ke Curug Lontar dikenakan bea masuk Rp. 15.000/orang sudah termasuk asuransi dan Rp. 5.000 untuk parkir. Dari pos jaga kita harus menuruni tangga yang cukup jauh, kemudian tangganya juga tidak tersusun rapi seperti di Curug Lembah Pelangi dan agak licin apalagi jika hujan jadi hati-hati ya. Meski kawasan wisata Curug Lontar tak tertata dengan rapi tapi keindahan curug lontar memang tak terbantahkan.

Lelah menuruni tangga terbayar dengan suguhan cantik kawasan Curug Lontar yang indah. Curug Besar dengan tinggi sekitar 30 meteran diapit dengan tebing beralapis Entablatur, Collonade dan Pyroclastic sungguh sangat indah. Air curug jatuh ke dalam kolam besar hijau seluas 7000 meter persegi dengan kedalaman sekitar 26 meter menambah keindahan Curug. Oleh karena kedalaman kolam ini sebaiknya jangan berenang disini apalagi yang kemampuan berenangnya masih biasa-biasa saja hehehe. Belum lagi batu-batu besar bersih yang ada di sungai lebar memberi kesan yang berbeda.

Galeri Foto di Curug Lontar

Mereka yang datang kesini dapat mengambil foto dari berbagai sudut dengan latar belakang Curug Lontar yang mempesona. Pose yang unik dan kreatif juga bisa dilakukan disini agar tidak monoton. Bapak dan mama datang ke curug ini tepat ditengah hari tapi tetap tidak mengendurkan semangatnya untuk menikmati curug ini.

Curug Lontar

Foto andalan di Curug Lontar

Setelah 1 jam lamanya menikmati curug mereka kemudian memutuskan untuk naik shalat Juhur dan kemudian pulang. Perjalanan naik dari curug sangat melelahkan dengan tangga yang tidak rapi dan tidak bagus membuat mereka tambah lelah. Sampai dipos jaga dalam keadaan yang lelah penjaga pos mengajak biacara, mengeluarkan keluh kesahnya tentang kurangnya sarana dan prasarana yang ada di Curug Lontar.

Lelah main Curug di Bogor ? bisa mampir ke Wisata Kuliner Bogor Kekinian

Harapan Untuk Curug Lontar

Melalui tulisan ini kami mengajak marilah kita sama-sama menjaga Curug Lontar yang indah ini. Baik itu menjaga kebersihan maupun menjaga kelestarian Curug Lontar. Semoga juga ada pihak yang dapat membangun sarana prasarana di curug ini, baik itu jalan akses masuk dan parkir yang masih seadanya, kemudian jalan turun yang masih sulit untuk dilalui. Jika sarana dan prasarana Curug Lontar sudah baik pastilah makin banyak wisatawan yang berkunjung dan menikmati keindahan curug ini. Otomatis pendapatan masyarakat sekitarpun bertambah jika objek wisata ini dikelola dengan baik.

Tempat Wisata lain di Bogor

Itulah harapan dari Penjaga Pos Curug dan kita semua. Bapak dan mama sangat lelah merekapun memutuskan untuk pulang ke rumah. Perjalanan mereka menjelajah dua curug dalam satu hari berhasil dengan baik walaupun melelahkan hehehe.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *