Menikmati Libur Lebaran ke Tempat Wisata Anti Mainstream di Jakarta

Menikmati Libur Lebaran ke Tempat Wisata Anti Mainstream di Jakarta

Libur lebaran tahun 2019 tidak terlalu panjang Rakarizi bingung mau pergi kemana? untuk mengisi waktu liburan tahun ini. Beruntung orang tua Rakarizi telah memesan hotel di Jakarta jadi tinggal Menikmati Libur Lebaran ke Tempat Wisata Anti Mainstream di Jakarta saja hehehe.

Tempat Wisata Anti Mainstream di Jakarta

JPO Istora yang bukan merupakan JPO tujuan Rakarizi

Kenapa Rakarizi memilih berlibur ke tempat wisata yang anti mainstream karena jika memilih ke tempat wisata yang umum pastilah sangat ramai. Jika tempat ramai dan berjubel bukan keceriaan yang didapat malah kepenatan hehehe itu menurut Rakarizi lho. Selain menghindari keramaian tempat wisata anti mainstream juga lebih murah dalam segi biaya sehingga tidak terlalu memberatkan hehehe.

Menyusun itenerary untuk Menikmati Libur Lebaran ke Tempat Wisata Anti Mainstream di Jakarta

Menyusun itenerary diperlukan untuk memudahkan perjalanan dan menfokuskan tujuan tempat wisata anti mainstream di Jakarta. Setelah berdiskusi bersama didapatlah itenerary sebagai berikut :

Mengunjungi Masjid Ramlie Musofa sekaligus Shalat Jum’at disana, Makan Siang dikawasan Kelapa Gading, Check In Hotel, Berfoto ria di JPO Instagramable Senayan, Naik MRT Jakarta, Menikmati makan malam di Mall Ambasador dan Staycation di Manhattan Hotel.

Mengunjungi Masjid Ramlie Musofa

Hal pertama yang Rakarizi lakukan dalam Menikmati Libur Lebaran ke Tempat Wisata Anti Mainstream di Jakarta adalah dengan berangkat dari Bojong Gede jam 08.00 menuju Masjid Ramlie Musofa dikawasan Sunter Jakarta. Alhamdulillah perjalanan Rakarizi berjalan dengan lancar, Rakarizi sampai di Masjid Ramlie Musofa jam 09.50. Kami sampai sesuai dengan yang direncanakan sehingga kami bisa puas berfoto-foto dan membuat Vlog tentang Masjid Ramlie Musofa. Vlog Masjid Ramlie Musofa bisa dilihat disini.

Masjid Ramlie Musofa adalah Masjid berbentuk seperti Taj Mahal di India yang berdiri dikawasan Sunter Jakarta Utara. Masjid ini berwarna putih megah dengan arsitektur yang sangat cantik tak heran jika masjid ini dijadikan tempat shooting adzan magrib disalah satu stasiun tv swasta di Indonesia. Masjid ini mulai dibangun pada tahun 2011 dan diresmikan tahun 2016 oleh Prof. Dr. Nasarudin Umar dan H. Ramli Rasidin sang pemilik.

Oh ya didepan Masjid Ramlie Musofa terdapat Danau Sunter yang cukup indah untuk dinikmati. Setelah puas berfoto-foto di Masjid Ramlie Musofa kami menunggu waktu shalat jum’at tiba dengan menikmati mie ayam dipinggir Danau Sunter.

Tonton Youtube Rakarizi ketika berada di Masjid Ramlie Musofa

Makan Siang di kawasan Jakarta Utara

Mulanya kami berencana makan siang dikawasan Kelapa Gading tetapi rencana itu terpaksa kami batalkan karena susah juga untuk mencari tempat makan yang halal dan cocok dengan kami dikawasan tersebut melalui google. Setelah shalat jum’at kami mendapatkan brosur tempat makan dekat Masjid Ramlie Musofa, Food Stop namanya jadilah kami makan disana hehehe kemakan iklan di brosur.

Check In Hotel Manhattan

Setelah perut terisi kami lalu menuju Hotel Manhattan untuk melakukan check in. Kami dihotel hanya untuk menaruh mobil, menaruh barang-barang bawaan dan shalat ashar. Kami memutuskan untuk menaruh mobil di hotel karena cukup sulit juga mengikuti GPS di Jakarta, karena jalannya yang bertumpuk-tumpuk dan bercabang-cabang. Hehehe maklumlah orang kampuuung jadi bingung kalo ngikutin jalanan kota Megapolitan.

Menuju JPO Senayan yang Instagramable

Kami dijemput oleh taxi online dari hotel menuju JPO Senayan. Sampai dikawasan Senayan Bapak melihat JPO yang melintang dijalan Sudirman lalu memutuskan untuk turun dari taxi online. Hahaha karena ke sok tauan bapak ternyata kami salah turun, karena itu merupakan JPO Istora bukan JPO Senayan. Alhasil kami harus berjalan kaki lagi menuju JPO Senayan yang berjarak sekitar 500 m lebih. Untunglah trotoarnya indah dan nyaman sehingga berjalan sejauh itu menjadi tak terasa jauh.

Sampailah kami di JPO senayan yang instagramable itu. Disana telah banyak orang yang mendokumentasikan dirinya dijembatan ini. Tua, muda, kamera hp, kamera canggih turut serta dalam pengabadian momen keberadaan mereka di JPO Senayan ini. Rakarizipun turut serta berfoto ria di JPO ini cuma gaya Rakarizi berfoto tidak sehebat mereka.

JPO Senayan ini akan lebih cantik jika lampunya sudah menyala, tapi Rakarizi tak bisa menunggu sampai waktu itu tiba

Mencoba MRT di Jakarta

Dari JPO Senayan Rakarizi berjalan kaki kembali menuju Stasiun MRT Istora untuk merasakan naik MRT di Jakarta. Dulu Rakarizi sempat merasakan naik MRT di Singapura dan Kuala Lumpur ketika Rakarizi berharap semoga Indonesia dapat memiliki moda tranportasi umum semacam MRT, dan alhamdulillah harapan Rakarizi terkabul Indonesia memiliki moda transportasi MRT tahun ini.

Awalnya Rakarizi ingin naik MRT dari Senayan ke Bundaran HI tapi kata petugas MRT “MRT hanya sampai Stasiun Dukuh Atas saja”. Jadilah Rakarizi hanya memesan sampai Stasiun MRT Astra Setiabudi agar tidak jauh dari tempat kami menginap.

Stasiun MRT Jakarta

Harga tiket MRT dari Istora Mandiri ke Astra Setiabudi adalah sebesar RP. 3.000. Hanya saja kita mesti membeli kartu single trip Rp. 15.000 untuk bisa masuk kedalam stasiun MRT jadi total biaya untuk menuju stasiun Astra Setiabudi sebesar Rp. 18.000 ( 15.000 + 3.000 ). Kartu single trip bisa di refund di stasiun tujuan dan uang 15.000 kita akan kembali.

Makan Malam di Kuningan City Mall

Tadinya Rakarizi akan makan malam di Mall Ambasador tapi berhubung Mall Ambasador terlalu jauh dari Hotel Manhattan maka kami pilih Kuningan City Mall untuk mencari tempat makan malam. Kuningan City Mall tidak terlalu ramai tapi memiliki fasilitas yang sangat baik. Musholla Kuningan City Mall sangat bersih sehingga sangat nyaman untuk beribadah.

Musholla Kuningan City Mall yang bersih dan nyaman

Kami makan malam di Resto Gula Merah yang ada di area Kuningan City Mall. Untuk lebih lengkapnya  mengenai Resto Gula Merah bisa dibaca disini ya.

Setelah kenyang menyantap makanan di Resto Gula Merah Kuningan City Mall, kami kembali ke Manhattan Hotel untuk beristirahat. Demikian perjalanan Rakarizi dalam Menikmati Libur Lebaran di Tempat Wisata Anti Mainstream di Jakarta. Semoga temen-temen bisa menikmati tulisan ini ya… terima kasih. Dan jangan lupa baca juga ulasan Rakarizi tentang pengalaman Mencoba Hotel bintang 5 Manhattan Hotel.

2 pemikiran pada “Menikmati Libur Lebaran ke Tempat Wisata Anti Mainstream di Jakarta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *