Arsip Kategori: Bogor

Villa Aman D’sini Villa Kece Nuansa Bali

Villa Aman D’sini Villa Kece Nuansa Bali

Sebetulnya ingin ke Villa Aman D’sini sejak bulan puasa 2019 lalu, cuma karena tempat ini termasuk restaurant agak kagok juga datang pas saat bulan puasa. Akhirnya kami undur pada saat setelah lebaran kami berkunjung ke Villa Aman D’sini Villa Kece Bernuansa Bali dikawasan Sentul.

Villa Aman D'sini

Menikmati Resto Villa Aman D’sini sambil menatap Gunung

Perjalanan Menuju Villa Aman D’sini

Karena Villa Aman D’sini ini baru dibuka jam 10.00 pagi, maka kami berangkat dari rumah di Bojong Gede jam 09.30 pagi. Ternyata perkiraan kami salah karena dari bundaran Sentul ke Villa Aman D’sini masih 5.2 km lagi.

Keluar dari kawasan Sentul kita masung Jl. Raya Bojong Koneng, Jl. Raya Bojong Koneng jalannya hanya cukup untuk dua mobil berpapasan. Kita harus berhati-hati melalui jalan ini karena jalan cukup sempit, agak berbelok, menanjak dan beberapa titik mengalami kerusakan. Beruntung warga sekitar membantu para pengguna jalan untuk melewati jalan ini.

Villa Aman D'sini Villa Kece Nuansa Bali

Selamat Datang di Villa Aman D’sini Villa Kece Nuansa Bali

Tiket Masuk Villa Aman D’sini

Rakarizi sampai di Villa Aman D’sini jam 10.15 kami parkir di seberang villa karena lebih mudah parkirnya. Parkiran didalam villa sebetulnya bisa menampung sekitar 15-20 mobil sedangkan untuk parkir seberang villa paling hanya menampung 3-4 mobil saja. Begitu masuk kawasan Villa Anda akan diberikan tiket masuk dengan harga Rp. 50.000 per orang. Tiket masuk tersebut dapat ditukar dengan kopi atau lemon tea serta Anda dapat foto sepuasnya di area restoran dan kolam renang Villa Aman D’sini.

Berfoto di Villa Aman D’sini

Rakarizi berfoto dari berbagai sudut yang kita pikir instaramable. Sudut foto yang paling khas dari villa ini adalah foto diantara dua pohon dengan latar belakang kolam renang dan Gunung Pancar. Dan kamipun berfoto ditempat yang khas tersebut. Area villa ini tidak terlalu luas tapi emang pemandangan kece banget, sehingga Rakarizi bebas berfoto dan bergaya. Selama kami berkeliling di area villa terdengar alunan musik bali disepanjang waktu, nuansa Bali sangat terasa di Villa ini.

Berbagai ekspresi Rakarizi di Villa Aman D’sini

 

Beristirahat di Resto Villa Aman D’sini

Karena panas yang cukup terik kala itu, Rakarizi capek juga dan memutuskan untuk beristirahat di Resto. Ketika masuk resto kami langsung menyerahkan tiket masuk kami untuk ditukar dengan Lemon Tea Ice euhmmm segernya.

Sambil beristirahat dengan ditemani Lemon Tea kami melihat menu-menu yang ada di resto ternyata harganya diatas rata-rata ya. Lemon Tea yang kita minum saja harganya Rp. 32.000, Pisang Goreng Rp. 40.000 dan paket-paket makanan yang plus nasi harganya diatas Rp. 100.000. Oh kalo gitu kita nikmati dan syukuri saja Lemon Tea yang sedang kita minum ini hehehe.

Blogger Cheria

Blogger Cheria ada D’sini

Just Info

Karena Rakarizi tidak menginap disini tapi Rakarizi menginapnya di Manhattan Hotel maka rakarizi ingin menginformasikan saja berapa biaya yang dibutuhkan untuk bisa menginap dan menikmati suasan Villa Aman D’sini. Untuk Villa Reguler 2.5 Juta / malam, Untuk Suite Room 5 Juta / malam, Sewa seluruh Villa 25 Juta / malam (resto akan ditutup untuk umum) dan untuk keperluan Prewed atau Photo Comercial 3.5 Juta/hari. Demikian informasi yang bisa Rakarizi sampaikan kurang lebihnya mohon maaf ya hehehe.

Meski hanya sebentar tetapi Rakarizi tetap puas menikmati Villa Aman D’sini Villa Kece Nuansa Bali ini. Indah, masih terasa sejuk meski panas terik saat itu. Ok temen-temen semoga Rakarizi dapat terus menjelajah tempat-tempat indah didunia ini sehingga dapat terus berbagi cerita diblog ini.

 

Menjelajah Dua Curug Dalam Satu Hari

Menjelajah Dua Curug Dalam Satu Hari

Seperti biasa setiap hari sabtu Bapak dan Mama Rakarizi suka iseng menunggu Rakarizi pulang sekolah. Kali ini, Bapak setelah mengantar Rakarizi ke sekolah mengajak Mama untuk pergi Menjelajah dua curug dalam satu hari. Ternyata keinginan Bapak bak gayung bersambut, Mama mengiyakan keinginan Bapak alhasil berpetualanglah mereka mencari curug disekitar Bogor.

Menjelajah Dua Curug Dalam Satu Hari

Curug Lontar yang begitu indah

Berbekal Google Maps, motor dan doa mereka pun menjelajah curug yang sebetulnya merekapun tidak tahu bagaimana nanti rute yang akan ditempuh. Mereka mencari-cari curug yang jaraknya paling dekat dari Sindang Barang Bogor. Ditemukanlah Curug Lembah Pelangi atau lebih dikenal oleh penduduk sekitar dengan nama Curug Jatake yang jaraknya kurang 15 km dari Sindang Barang Kota Bogor.

Perjalanan Menuju ke Curug Lembah Pelangi

Curug Lembah Pelangi beralamat di Kampung Jatake Desa Cimanggu I Kec. Cibungbulang Kab. Bogor. Ok Alamat sudah diketahui, bensin motor masih ada meski tak full tank, google maps pun siap lalu meluncurlah mereka ke Curug Lembah Pelangi. Alhamdulillah kawasan kampus IPB Dramaga yang biasanya macet ini tidak macet hanya ramai lancar saja sehingga sampai di Desa Cimanggu I hanya dalam waktu 30 menit saja.

Setelah di Cimanggu I inilah pencarian mulai dilakukan, jalan menuju curug cukup untuk mobil dan tibalah mereka dijalan menurun yang di beton namun tidak rapi sehingga terlihat licin. Mama turun dari motor tidak mau menuruni jalan tersebut menggunakan motor. Bapak menuruni jalan menggunakan motor dengan perlahan, ternyata curug sudah dekat dari jalan menurun tersebut hanya sekitar 100 m.

Curug Lembah Pelangi

Tibalah di pos pintu masuk curug yang dijaga oleh satu orang saja. Harga tiket masuk curug Rp. 5.000, parkir Rp. 3.000 jam buka pukul 8.00 s.d 18.00. Dari pos jaga kita harus menuruni sekitar 20-30 anak tangga untuk sampai ke lokasi curug. Di Curug Lembah Pelangi terdapat empat curug curug yang ketinggiannya 60 m ada dua curug yang satu airnya besar yang satu lagi airnya kecil. Curug ketiga lebar namun ketinggiannya hanya sekitar 20 m dan yang curug yang keempat sangat kecil.

Curug Lembah Pelangi yang utama jaraknya cukup jauh dari posisi aman. Kalo ingin berfoto lebih dekat dengan curugnya kita harus turun ke sungai sedangkan turun ke sungai tidak diperbolehkan karena dikhawatirkan terjadi longsor. Karena dilarang jadilah Bapak dan mama hanya berfoto dari jarak jauh dan menikmati berfoto di dua curug lain yang lebih aman. Air curugnya cukup bersih hanya kondisinya saja yang belum tertatata dengan baik sehingga berasa ada yang kurang. Ketika mereka ke Curug Lembah Pelangi fasilitas kolam renang yang ada di curug tersebut sedang diperbaiki.

Suasana di Pos atas Curug Lembah Pelangi dan keempat Curug yang ada disana

Puas menikmati Curug sekitar 1 jam, mereka memutuskan naik ke pos untuk pulang. Ketika sampai di pos ternyata ada view indah juga untuk berfoto disekitar pos. Ketika mereka hendak pulang mereka diberitahu bahwa tidak jauh dari situ ada curug lagi namanya Curug Lontar. Karena jam masih menunjukkan pukul 10.00 mereka memutuskan untuk menjelajah satu curug lagi yaitu Curug Lontar.

Perjalanan ke Curug Lontar

Jarak dari Curug Lembah Pelangi ke Curug Lontar sekitar 13 km. Mereka kembali mengandalkan google maps sebagai penunjuk arah menuju Curug Lontar yang beralamat di Desa Karyasari Kec. Leuwiliang Kab. Bogor. Sampai di Pasar Leuwiliang kita belok kiri menuju Puraseda atau Cianten. Dari Pasar Leuwiliang tersebut kita berjalan cukup jauh sampai ditemukan PLTA Karacak yang ditandai pipa besar dikanan kiri jalan. Dari PLTA Karacak sudah tidak jauh lagi ada disebelah kiri jalan ada sawah bertuliskan Curug Lontar, hati-hati terlewat yah karena papan namanya kecil. Motor bisa masuk melalui jalan setapak cor yang melintasi sawah dan beberapa rumah.

Sebelum kita menikmati suasana Curug Lontar ada baik kita mengetahui sedikit pengetahuan tentang Curug Lontar

Pengetahuan tentang Curug Lontar

Curug Lontar merupakan bagian Pongkor National Geopark. Curug Lontar adalah situs geologis yang terbentuk oleh batuan yang berasal dari gunung berapi purba yang berusia antara masa pliocene hingga pleistocene (sekitar 4 hingga 2 juta tahun yang lalu).

Curug Lontar 2

Curug Lontar merupakan Situs Geologi bagian dari Pongkor National Geopark

Curug Lontar terdiri atas 3 lapisan Entablatur, Collonade dan Pyroclastic. Entablature bagian dari pembekuan lava panas pijar dalam bentuk yang tidak teratur sebagai akibat dari menyentuh udara dingin di permukaan bumi atau air yang terjadi dengan sangat cepat. Collonade Terletak di lapisan bawah lava entablature. Ketika entablature telah menggumpal. yang terkumpul masih berupa lahar panas pijar. Perlahan-lahan ia kemudian membeku membentuk pola seperti sebuah tiang. Bentuk kutub menghasilkan pembekuan berdiri tegak pada bagian freezer permukaan bumi. Pyroclastic adalah material bebas yang dihasilkan dari letusan gunung berapi. Bahan yang terbentuk halus dikenal sebagai Tuff. Sementara bahan berisi fargments ukuran batu kasar dikenali sebagai Breccia

Suasana Curug Lontar

Dari area parkir kita berjalan sedikit melewati sawah menuju pos jaga. Untuk masuk ke Curug Lontar dikenakan bea masuk Rp. 15.000/orang sudah termasuk asuransi dan Rp. 5.000 untuk parkir. Dari pos jaga kita harus menuruni tangga yang cukup jauh, kemudian tangganya juga tidak tersusun rapi seperti di Curug Lembah Pelangi dan agak licin apalagi jika hujan jadi hati-hati ya. Meski kawasan wisata Curug Lontar tak tertata dengan rapi tapi keindahan curug lontar memang tak terbantahkan.

Lelah menuruni tangga terbayar dengan suguhan cantik kawasan Curug Lontar yang indah. Curug Besar dengan tinggi sekitar 30 meteran diapit dengan tebing beralapis Entablatur, Collonade dan Pyroclastic sungguh sangat indah. Air curug jatuh ke dalam kolam besar hijau seluas 7000 meter persegi dengan kedalaman sekitar 26 meter menambah keindahan Curug. Oleh karena kedalaman kolam ini sebaiknya jangan berenang disini apalagi yang kemampuan berenangnya masih biasa-biasa saja hehehe. Belum lagi batu-batu besar bersih yang ada di sungai lebar memberi kesan yang berbeda.

Galeri Foto di Curug Lontar

Mereka yang datang kesini dapat mengambil foto dari berbagai sudut dengan latar belakang Curug Lontar yang mempesona. Pose yang unik dan kreatif juga bisa dilakukan disini agar tidak monoton. Bapak dan mama datang ke curug ini tepat ditengah hari tapi tetap tidak mengendurkan semangatnya untuk menikmati curug ini.

Curug Lontar

Foto andalan di Curug Lontar

Setelah 1 jam lamanya menikmati curug mereka kemudian memutuskan untuk naik shalat Juhur dan kemudian pulang. Perjalanan naik dari curug sangat melelahkan dengan tangga yang tidak rapi dan tidak bagus membuat mereka tambah lelah. Sampai dipos jaga dalam keadaan yang lelah penjaga pos mengajak biacara, mengeluarkan keluh kesahnya tentang kurangnya sarana dan prasarana yang ada di Curug Lontar.

Lelah main Curug di Bogor ? bisa mampir ke Wisata Kuliner Bogor Kekinian

Harapan Untuk Curug Lontar

Melalui tulisan ini kami mengajak marilah kita sama-sama menjaga Curug Lontar yang indah ini. Baik itu menjaga kebersihan maupun menjaga kelestarian Curug Lontar. Semoga juga ada pihak yang dapat membangun sarana prasarana di curug ini, baik itu jalan akses masuk dan parkir yang masih seadanya, kemudian jalan turun yang masih sulit untuk dilalui. Jika sarana dan prasarana Curug Lontar sudah baik pastilah makin banyak wisatawan yang berkunjung dan menikmati keindahan curug ini. Otomatis pendapatan masyarakat sekitarpun bertambah jika objek wisata ini dikelola dengan baik.

Tempat Wisata lain di Bogor

Itulah harapan dari Penjaga Pos Curug dan kita semua. Bapak dan mama sangat lelah merekapun memutuskan untuk pulang ke rumah. Perjalanan mereka menjelajah dua curug dalam satu hari berhasil dengan baik walaupun melelahkan hehehe.

 

Melrimba Garden dan Cerita Perjalanannya

Melrimba Garden dan Cerita Perjalanannya

Melrimba Garden dan cerita perjalanannya menceritakan perngalaman Rakarizi ketika mengunjungi Melrimba Garden. Melrimba Garden merupakan Taman indah yang berada di Puncak Pas tepatnya Jl. Raya Puncak KM 87, Tugu Utara, Cisarua Bogor Jawa Barat Indonesia. Secara patokannya agar lebih gampang sekitar 1 KM dari Masjid  At-Ta’awun Puncak sebelah kiri jalan.

Melrimba Garden

Melrimba Garden


Melrimba Garden merupakan taman seluas kurang lebih 5 Ha dengan ketinggian 1.400 mdpl sehingga ketika Rakarizi berjalan-jalan di taman ini terasa sekali kesejukannya. Rakarizi berangkat dari rumah di Bojong Gede pukul 6.00 dan sampai di Melrimba Garden pukul 7.30. Ketika sampai Melrimba Garden kami langsung dipersilahkan masuk berarti jam 7.30 itu Melrimba Garden sudah buka dengan harga tiket parkir mobi lRp. 8.000,-.

Waktu itu cuaca agak mendung kabut masih menyelimuti kawasan puncak sehingga puncak gunung mas yang biasanya terlihat ini tidak terlihat karena tertutup kabut. Udara cukup dingin saat itu apalagi didalam mobil dingin sekali sehingga tempat yang kami cari pertama kali ketika masuk Melrimba Garden adalah toilet hehehe. Toilet ada didalam restaurant bersebelahan dengan Musholla toiletnya sangat terjaga kebersihannya. Jelaslah kenapa Toilet dan Musholla terjaga kebersihannya ternyata Restaurant Melrimba Kitchen merupakan Restaurant menengah keatas. Pagi saat kami datang pun Restaurantnya sudah buka jadi tidak perlu khawatir jika Anda belum sarapan ketika berkunjung ke Melrimba Garden.

Taman Utama


Fasilitas Melrimba Garden

Taman Utama

Untuk masuk ke Taman ini dikenakan biaya Rp. 15.000/orang. Tamannya cukup luas dan indah beraneka tanaman bunga ada disana taman tersebut dikelilingi pohon pinus menjadikan kecantikan taman ini pun bertambah. Rakarizi menikmati langkah demi langkah petunjuk demi petunjuk menuju tempat  yang Rakarizi ingin tuju. Didalam taman bunga terdapat  juga fasilitas bermain anak yang disediakan secara gratis seperti Ayunan, Jungkat-jungki tperosotan dan lain-lain. Ada area spot foto kece juga lho yang disedikan ditaman ini tapi entah mengapa Rakarizi hanya berlalu saja tanpa melakukan sesi foto di tempat ini hehehe.

Yang kami paling suka di taman utama ini adalah jembatan melengkung yang cukup kece untuk foto-foto. Kami beberapa kali melakukan Photo Session di jembatan ini hallah kaya model aja pake acara photo session hehehe. Ehhh ada lagi satu tempat yang bapak Rakarizi paling suka katanya kayak di savana hahaha. Kasian bapak Rakarizi belum pernah ke savana jadinya berkhayal tempat di Melrimba di mirip-miripin sama savana. Padahal tempat yang dianggap savana oleh bapak Cuma pohon  bonsai besar dibawahnya ilalang yang  tinggi jadilah seperti savana.

Spot Foto yang pali kami sukai di Melrimba Garden


Sentra Anggrek Bulan

Menampilkan berbagai macam tanaman bunga, buah, herbal dan tentu saja bunga anggrek kualitas premium. Kesemua tanaman yang indah dan eksotik tersebut bisa Anda jadikan cenderamata dari Melrimba Garden

Arena Outbond

Arena outbond berada dekat area parkirdan restaurant. Sayang pada saat Rakarizi kesini arena outbond belum buka mungkin karena Rakarizi datang kepagian kali ya hehehe. Fasilitas yang terdapat di arena outbond antara  lain high rope,  ATV dan Buggy Kart, Mini Soccer, Giant Chest, Fun Boat, Basket Ball, Bungge Fly, MTB dan lain-lain.

Area Camping Ground

Melrimba menyediakan area camping didalam taman utama Melrimba Garden.  Campingnya bersifat Glamour Camping atau yang lebih dikenal dengan istilah Glamping.Pada saat Rakarizi ke Melrimba Garden agak kaget ada orang didalam taman berarti mereka datang lebih pagi dari Rakarizi ckckck. Ternyata eh ternyata mereka bukan datang lebih pagi dari Rakarizi melaikan mereka adalah peserta Galamour camping di Melrimba Garden.

Untuk temen-temen yang berminat untuk Camping di Melrimba berikut informasi yang Rakarizi tahu tentang Glamour Camping di Melrimba Garden :

Paket 1 tenda 4-5 orang Rp. 1.400.000,-

1 Dome Tenda

Sleeping Bag per orang

1 Lampu Tenda Indoor

1 Set Api Unggun

Alat kelistrikan

1 set alat memasak + Kompor Gas

Set Dispenser air mineral

1 Walkie Talkie

Jika ingin termasuk sarapan, makan siang dan makan malam tambah Rp. 350.000 per orang.

Kampung Melrimba on the weekend

Kampung ini sejenis bazar  yang terdiridari stand-stand yang menjual makanan tradisional khas puncak.  Makanan yang dijual dikampung ini antara lain Jagung bakar, aneka pisang, ketan bakar, ubi cilembu kukus, gemblong ketan hitam, aneka sayuran dan buah-buahan musiman khas puncak.

Jika Anda masih ingin melihat objek wisata apalagi yang ada disekitaran puncak Anda dapat membaca Wisata Bogor atau Wisata Cianjur yang ada di Blog Rakarizi

Perjalanan Pulang Rakarizi

Setelah puas berkeliling Melrimba Garden selama dua jam kami sebetulnya ingin langsung pulang. Lalu bapak Rakarizi bertanya kepada security “Jadwal buka tutup jalur puncak bagaimana ?” Security menjawab “Sekarang jalur ke bawah masih ditutup, tetapi biasanya jam 11.00 jalur ke bawah dan keatas dibuka”.

Melrimba Sampai Masjid At-Taawun

Berbekal informasi dari security dan kami melihat jam menunjukkan jam 11.00 kurang kami memutuskan untuk ikut mengantri turun dari arah puncak, dengan harapan pukul 11.00 jalur kebawah dibuka. Harapan tinggal harapan ternyata jalur kebawah tidak dibuka. Alhasil kami bermacet-macet ria bejalan sedikit demi sedikit, jajanan demi jajanan tukang asongan kami beli hehehe. Pukul 13.30 Kami baru sampe Masjid At-taawun yang jaraknya hanya 1 KM ditempuh dalam waktu 2 jam. Lalu kami putuskan untuk melipir karena kami belum shalat Juhur, eh begitu kami mau masuk parkiran jalur kebawah dibuka hadeeeuh dari tadi ditunggu baru dibuka. Tapi tetap kami putuskan untuk shalat juhur tak tergoda dengan jalur yang dibuka.

Masjid At-Taawun Sampai Gadog

Setelah Juhur kami langsung naik mobil untuk melanjutkan perjalanan pulang. Dalam pikiran Rakarizi pasti perjalanan lancer karena jalur kebawah telah dibuka. Tak disangka tak diduga ternyata hampir tak ada beda dengan sebelumnya Cuma bedanya sekarang agak bergerak sedikit hehehe. Kaki bapak Rakarizi sampe berapa kali meminjat kakinya sendiri karena kepegalan  harus menginjak kopling dan rem terus.

Jam demi jam terus berlalu mobil hanya bergerak sedikit demi sedikit. Target sampai  Taman Safari sebelum asharpun tak tercapai. Terus  berdiam menikmati arus macet akhirnya Taman Safari sampai juga pukul 16.45. Ternyata setelah Taman Safari perjalanan mulai lancar bapak Rakarizi memutuskan untuk melanjutkan perjalanan dengan target jam 17.00 sampai Masjid Harakatul Jannah Gadog. Sampai di Masjid Harakatul Jannah kami langsung shalat ashar kemudian lanjut makan. Alhamdulillah di Masjid Harakatul Jannah ada semacam foodcourt jadi kami tak perlu jauh-jauh mencari tempat makan. Setelah makan kami menunggu waktu shalat magrib agar tenang diperjalanan karena waktu shalat magrib sangat pendek.

Masjid Harakatul Jannah

Masjid Harakatul Jannah


Didalam shalat kami berdoa agar diberi kelancaran didalam perjalanan. Alhamdulillah doa kami terkabul perjalanan dari Masjid Harakatul Jannah sampai rumah ditempuh dalam  waktu 1 jam berarti perjalanan kami lancar.

Catatan Perjalanan Rakarizi

Rakarizi hanya bisa tersenyum mencari hiburan yang hanya dua jam di Melrimba Garden harus berkorban 7 jam bermacet-macet ria diperjalanan. Semoga kedepannya Bogor bisa lebih lancar sehingga ketika mencari hiburan untuk menghilangkan benar-benar terhibur bukan tersiksa dengan kemacetan.

 

Tempat Wisata di Bogor

Tempat wisata di Bogor tentunya sangat banyak sekali tapi yang Rakarizi bahas yang pernah Rakarizi kunjungi aja ya hehehe. Selain itu Rakarizi juga tidak akan membahas tempat wisata di Bogor yang telah banyak dibahas dimana-mana. Jadi Rakarizi hanya akan membahas yang jarang dibahas di blog lain biar tidak terlalu banyak dan lebih fokus.

Villa Aman D’sini Villa Kece Nuansa Bali

Sebetulnya ingin ke Villa Aman D’sini sejak bulan puasa 2019 lalu, cuma karena tempat ini termasuk restaurant agak kagok juga datang pas saat bulan puasa. Akhirnya kami undur pada saat setelah lebaran kami berkunjung ke Villa Aman D’sini Villa Kece Bernuansa Bali dikawasan Sentul.

Villa Aman D'sini

Melrimba Garden dan Cerita Perjalanannya

Melrimba Garden dan cerita perjalanannya menceritakan perngalaman Rakarizi ketika mengunjungi Melrimba Garden. Melrimba Garden merupakan Taman indah yang berada di Puncak Pas tepatnya Jl. Raya Puncak KM 87, Tugu Utara, Cisarua Bogor Jawa Barat Indonesia. Secara patokannya agar lebih gampang sekitar 1 KM dari Masjid  At-Ta’awun Puncak sebelah kiri jalan.

Melrimba Garden

Lihat cerita lebih lengkap Melrimba Garden

 

Flower Hills @ Vimala Hills

Anda Ingin Menikmati Liburan di Puncak Bogor tapi tidak ingin terkena macet bisa kok hehehe… tinggal Anda mampir saja ke Flower Hill @Vimala Hills yang terletak di daerah Gadog Puncak. Lokasi Vimala Hills terletak setelah pintu keluar tol Ciawi ada disebelah kanan jalan patokannya dekat Masjid Harokatul Jannah ada Pintu Gerbang Vimala Hills yang merupakan kawasan Vila dan Resort.

Keindahan Flower Hills @Vimala Hills

Untuk masuk Flower Hills tidak dipungut biaya alias gratis… Anda dapat menikmati hamparan taman bunga yang luas dan indah, danau buatan, bebek yang berkeliaran sangat nyaman berada di taman ini.

Rakarizi yang sedang mengejar angsa putih

Karena ini kawasan Vila dan Resort maka Anda dapat menyewanya jika ingin menginap dan menikmati suasana nyaman lebih lama. Dikawasan ini juga terdapat Club House jika Anda ingin bereang bisa di Club House ini dengan harga tiket Kolam Renang Vimala Hills Rp. 75.000,-/orang. Eeeeh disini juga terdapat Rumah Makan yang cukup terkenal lho yaitu Bumi Sampireun silahkan Anda berkunjung jika perut sudah terasa lapar hehehe.

The Ranch Puncak Bogor

Untuk warga Bogor tidak perlu jauh-jauh ke Lembang Bandung untuk menikmati suasana The Ranch, karena di Bogor sudah ada The Ranch Taste of Bandung.

The Ranch Puncak Bogor memiliki luas sekitar 6.6 Ha yang terdiri atas bangunan untama yang merupakan Restaurant, kemudian ada rumah bergaya Eropa, arena berkuda, arena bermain bersama domba dan kelinci serta Area Panahan.

Keindahan Taman di The Ranch

The Ranch sangat tertata dengan rapi dan indah sehingga memiliki banyak spot untuk berfoto (Istagramable). Harga tiket masuk The Ranch cukup murah dengan harga Rp. 20.000 Anda sudah dapat menikmati keindahan The Ranch Bonus segelas susu.

Menu makanan di The Ranch

Untuk Restaurant The Ranch harganya cukup terjangkau (karena saya sudah survey lho ke rumah makan sekitar The Ranch. Saya lebih memilih The Ranch dengan pertimbangan harga yang terjangkau dan suasana resto yang lebih indah dan nyaman.

Anda juga dapat membaca Mama dan Bapak yang menjelajah Curug di Bogor.

Video Rakarizi yang sedangg review makanan di The Ranch