Cara Membuat Paspor

Cara Membuat Paspor

Paspor adalah dokumen resmi yang dikeluarkan oleh pejabat yang berwenang dari suatu negara yang memuat identitas pemegangnya dan berlaku untuk melakukan perjalanan antar negara. Paspor merupakan dokumen yang sangat penting bagi orang-orang yang hendak bepergian ke luar negeri. Lalu bagaimanakah cara membuat paspor ?

Rakarizi akan coba paparkan tahapan cara membuat paspor sesuai dengan pengalaman Rakarizi. Berikut tahapan cara membuat paspor di kantor Imigrasi kelas I Bogor :

Mendapat nomor antrian via aplikasi layanan paspor online

Download aplikasi layanan paspor online yang ada di Play Store kemudian install aplikasi ini pada smartphone Anda.

Cara Membuat Paspor

Setelah aplikasi terinstall kemudian buka aplikasi untuk mendapatkan nomor antrian, berikut langkah-langkahnya :

Check list setuju kemudian tekan tombol konfirmasi

Cara Membuat Paspor 1

Baca terlebih dahulu aplikasi layanan paspor online kemudian klik tombol lanjut untu melanjutkanCara Membuat Paspor

Login dengan akun google Anda

Cara Membuat Paspor 3

Pilih antrian paspor

Cara Membuat Paspor 4

Pilih kantor imigrasi yang akan Anda kunjungi

Cara Membuat Paspor 5

Untuk mengecek kuota tersedia Anda tinggal klik Jadwal antrian

Cara membuat paspor 6

Pilih Jumlah pemohon (maksimal 5 orang), Pilih waktu kedatangan pagi atau siang tapi tetap perhatikan kuota tersedia ya

cara membuat paspor 7

Jika berhasil Anda akan mendapat jadwal antrian seperti ini

Cara Membuat Paspor 8

Kemudian klik tulisan Klik Disini untuk mendapatkan barcode

Barcode inilah yang akan Anda tunjukkan pada saat berada di Kantor Imigrasi.

Ketentuan Layanan nomor antrian

  1. Wajib menggunakan nomor pribadi
  2. Barcode antrian harus diperlihatkan ketika datang ke Kantor Imigrasi
  3. Datang 30 menit sebelum jadwal yang ditentukan
  4. Barcode hangus jika pemohon datang terlambat dan wajib daftar kembali
  5. Wajib membawa dokumen asli dan pastikan data diri pada dokumen identik dan sama
  6. Persyaratan yang tidak lengkap akan dikembalikan

Pengalaman Rakarizi sih dengan adanya aplikasi nomor antrian keadaan di kantor imigrasi menjadi nyaman. Karena yang datang hari itu hanya orang yang memiliki nomor antrian hari itu, jadi tidak perlu datang pagi-pagi sekali dan mengantri panjang sekali.

Dokumen dan persyaratan yang diperlukan

Paspor Baru

  1. KTP Elektronik asli dan foto copynya (Ukuran A4 ya)
  2. Kartu Keluarga asli dan foto copy
  3. Akta Kelahiran, Ijazah (SD/SMP/SMA), Buku Nikah atau Surat Baptis pilih salah satu saja
  4. Siapkan materai Rp. 6.000 satu

Paspor Baru untuk Anak

  1. KTP Elektronik asli kedua orang tua beserta foto copynya (Ukuran A4 dicopy berbarengan atas bawah)
  2. Surat Nikah orang tua asli dan foto copy
  3. KK asli dan Foto copy
  4. Akte Kelahiran asli dan foto copy
  5. Mengisi surat pernyataan orang tua
  6. Siapkan materai Rp. 6.000 satu

Perpanjang Paspor

  1. KTP Elektronik asli dan foto copynya (Ukuran A4 ya)
  2. Paspor lama asli
  3. Siapkan materai Rp. 6.000 satu

Perpanjang Paspor Anak

  1. KTP Elektronik asli kedua orang tua beserta foto copynya (Ukuran A4 dicopy berbarengan atas bawah)
  2. Paspor lama asli
  3. Surat Nikah orang tua asli dan foto copy
  4. KK asli dan Foto copy
  5. Akte Kelahiran asli dan foto copy
  6. Mengisi surat pernyataan orang tua
  7. Siapkan materai Rp. 6.000 satu

Pendaftaran Permohonan Pelayanan Paspor

Begitu datang ke kantor Imigrasi langsung menuju loket Permohonan Pelayanan Paspor untuk mengisi formulir. Isi formulir dengan lengkap menggunakan huruf kapital dan tinta berwana hitam. Isi Surat pernyataan dengan lengkap bubuhi materai Rp. 6.000 dan tanda tangan.

Cara membuat paspor

Loket Permohonan Pelayanan Paspor

Kumpulkan form dan surat pernyataan dengan melampirkan semua dokumen. Sebelum Form dan Dokumen diperiksa Anda akan ditanya barcode booking yang Anda miliki. Setelah Dokumen dan Form dinyatakan lengkap Anda akan diberikan nomor antrian.

Contoh cara pengisian form pembuatan paspor

Sesi Foto dan Perekaman Sidik Jari

Nomor antrian yang Anda miliki adalah untuk sesi foto dan perekaman sidik jari. Sebelum sesi foto sebaiknya Anda merapikan diri Anda terlebih dahulu agar layak difoto, tenang disana disediakan cermin kok buat berdandan. Jika nomor antrian Anda dipanggil Anda akan difoto dan seluruh jari Anda akan direkam satu persatu, awas yang jarinya suka basah keringkan dulu ya.

Sesi Wawancara

Pada sesi ini Anda akan ditanya tentang identitas Anda. Anda juga akan ditanya menggunakan paspor ini Anda mo kemana? tujuannya apa? kapan Anda akan pergi?. Jawab saja dengan jujur gampang kok pertanyaannya. Setelah wawancara Anda akan diberikan kertas berisi barcode untuk melakukan pembayaran di teller bank atau kantor pos. Biaya pembuatan paspor adalah Rp. 355.000.

Biaya membuat paspor

Biaya pembuatan paspor biasa 48 halaman Rp. 300.000 ditambah biaya Jasa penggunaan teknologi sistem penerbitan paspor berbasis biometrik Rp. 55.000 total Rp. 355.000

Khusus untuk yang ingin Umroh atau bepergian ke Negara Timur Tengah mereka memiliki peraturan bahwa nama di paspor harus 3 kata. Nah bagi Anda yang namanya hanya 2 kata sebaiknya Anda mengajukan penambahan kata pada saat sesi wawancara ini. Asal Anda membawa akte kelahiran dan copynya kemudian Anda akan diminta mengisi surat pernyataan untuk menambahkan satu kata nama ayah dibelakang nama Anda. Jadi deh nama Anda menjadi 3 kata.

Pengambilan Paspor

Paspor Anda akan selesai 3 hari setelah Anda melakukan pembayaran. Paspor sebaiknya diambil oleh diri sendiri, tapi jika berhalangan boleh diwakili oleh orang yang masih berada dalam satu Kartu Keluarga dengan menunjukkan Kartu Keluarga asli pada saat mengambil.

Ok itu aja informasi dari Rakarizi tentang Cara Membuat Paspor semoga bermanfaat ya. Semoga proses pembuatan Anda dapat selesai dengan baik dan lancar aamiin.

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *