Arsip Bulanan: Juni 2019

Villa Aman D’sini Villa Kece Nuansa Bali

Villa Aman D’sini Villa Kece Nuansa Bali

Sebetulnya ingin ke Villa Aman D’sini sejak bulan puasa 2019 lalu, cuma karena tempat ini termasuk restaurant agak kagok juga datang pas saat bulan puasa. Akhirnya kami undur pada saat setelah lebaran kami berkunjung ke Villa Aman D’sini Villa Kece Bernuansa Bali dikawasan Sentul.

Villa Aman D'sini

Menikmati Resto Villa Aman D’sini sambil menatap Gunung

Perjalanan Menuju Villa Aman D’sini

Karena Villa Aman D’sini ini baru dibuka jam 10.00 pagi, maka kami berangkat dari rumah di Bojong Gede jam 09.30 pagi. Ternyata perkiraan kami salah karena dari bundaran Sentul ke Villa Aman D’sini masih 5.2 km lagi.

Keluar dari kawasan Sentul kita masung Jl. Raya Bojong Koneng, Jl. Raya Bojong Koneng jalannya hanya cukup untuk dua mobil berpapasan. Kita harus berhati-hati melalui jalan ini karena jalan cukup sempit, agak berbelok, menanjak dan beberapa titik mengalami kerusakan. Beruntung warga sekitar membantu para pengguna jalan untuk melewati jalan ini.

Villa Aman D'sini Villa Kece Nuansa Bali

Selamat Datang di Villa Aman D’sini Villa Kece Nuansa Bali

Tiket Masuk Villa Aman D’sini

Rakarizi sampai di Villa Aman D’sini jam 10.15 kami parkir di seberang villa karena lebih mudah parkirnya. Parkiran didalam villa sebetulnya bisa menampung sekitar 15-20 mobil sedangkan untuk parkir seberang villa paling hanya menampung 3-4 mobil saja. Begitu masuk kawasan Villa Anda akan diberikan tiket masuk dengan harga Rp. 50.000 per orang. Tiket masuk tersebut dapat ditukar dengan kopi atau lemon tea serta Anda dapat foto sepuasnya di area restoran dan kolam renang Villa Aman D’sini.

Berfoto di Villa Aman D’sini

Rakarizi berfoto dari berbagai sudut yang kita pikir instaramable. Sudut foto yang paling khas dari villa ini adalah foto diantara dua pohon dengan latar belakang kolam renang dan Gunung Pancar. Dan kamipun berfoto ditempat yang khas tersebut. Area villa ini tidak terlalu luas tapi emang pemandangan kece banget, sehingga Rakarizi bebas berfoto dan bergaya. Selama kami berkeliling di area villa terdengar alunan musik bali disepanjang waktu, nuansa Bali sangat terasa di Villa ini.

Berbagai ekspresi Rakarizi di Villa Aman D’sini

 

Beristirahat di Resto Villa Aman D’sini

Karena panas yang cukup terik kala itu, Rakarizi capek juga dan memutuskan untuk beristirahat di Resto. Ketika masuk resto kami langsung menyerahkan tiket masuk kami untuk ditukar dengan Lemon Tea Ice euhmmm segernya.

Sambil beristirahat dengan ditemani Lemon Tea kami melihat menu-menu yang ada di resto ternyata harganya diatas rata-rata ya. Lemon Tea yang kita minum saja harganya Rp. 32.000, Pisang Goreng Rp. 40.000 dan paket-paket makanan yang plus nasi harganya diatas Rp. 100.000. Oh kalo gitu kita nikmati dan syukuri saja Lemon Tea yang sedang kita minum ini hehehe.

Blogger Cheria

Blogger Cheria ada D’sini

Just Info

Karena Rakarizi tidak menginap disini tapi Rakarizi menginapnya di Manhattan Hotel maka rakarizi ingin menginformasikan saja berapa biaya yang dibutuhkan untuk bisa menginap dan menikmati suasan Villa Aman D’sini. Untuk Villa Reguler 2.5 Juta / malam, Untuk Suite Room 5 Juta / malam, Sewa seluruh Villa 25 Juta / malam (resto akan ditutup untuk umum) dan untuk keperluan Prewed atau Photo Comercial 3.5 Juta/hari. Demikian informasi yang bisa Rakarizi sampaikan kurang lebihnya mohon maaf ya hehehe.

Meski hanya sebentar tetapi Rakarizi tetap puas menikmati Villa Aman D’sini Villa Kece Nuansa Bali ini. Indah, masih terasa sejuk meski panas terik saat itu. Ok temen-temen semoga Rakarizi dapat terus menjelajah tempat-tempat indah didunia ini sehingga dapat terus berbagi cerita diblog ini.

 

Mencoba Hotel Bintang 5 Manhattan Hotel Jakarta

Mencoba Hotel Bintang 5 Manhattan Hotel Jakarta

Mencari-cari hotel indah di Jakarta melalui aplikasi booking online untuk mengisi waktu libur lebaran. Pada saat itu kami diarahkan untuk memilih hotel yang memiliki infinity pool. Setelah melihat foto-foto dan ulasan di internet, jatuhlah pilihan kami untuk mencoba hotel bintang 5 Manhattan Hotel Jakarta.

Manhattan Hotel Jakarta

Infinity Pool Manhattan Hotel Jakarta

Keputusan memilih Manhattan Hotel karena Rakarizi belum pernah menginap di hotel bintang 5 (levelnya selama ini baru bintang 3 dan 4 hehehe). Rakarizi juga tertarik dengan infinity pool Manhattan Hotel yang berlatar belakang gedung pencakar langit… itu merupakan sesuatu hal yang unik buat Rakarizi.

Rakarizi memesan kamar di Manhattan Hotel untuk hari ketiga lebaran sebagai tempat beristirahat ketika Rakarizi di Jakarta. Rakarizi memulai perjalanan di Jakarta dengan mengunjungi Masjid Ramlie Musofa yang indah dikawasan Sunter yang kemudian dilanjut dengan check in di Manhattan Hotel.

Manhattan Hotel Jakarta

Manhattan Hotel Jakarta merupakan hotel bintang 5 yang berada dikawasan Kuningan Jakarta Selatan tepatnya di Jl. Prof. Dr. Satrio Casablanca. Manhattan Hotel terdiri atas 36 lantai dengan 255 kamar. Dimana kamar itu terdiri atas 130 kamar executive, 120 kamar suite dan 5 ambassador atau presidential suite.

Proses Check In di Manhattan Hotel Jakarta

Kami sampai di Manhattan Hotel Jakarta jam 14.00 sesuai dengan jadwal check in yang telah ditentukan. Proses check in di hotel ini terbilang cukup lama, mungkin karena kondisinya lagi high season libur lebaran. Pada saat antri check in bapak sudah bersiap dengan mengeluarkan KTP dan membuka email bukti pemesanan dari Traveloka.

Tapi ternyata tidak hanya itu saja yang diperlukan dalam proses check in di hotel ini. Bagian reservasi juga memberikan beberapa berkas yang harus ditanda tangani, memberikan username dan password wifi serta kita wajib membayarkan uang deposit sebesar Rp. 500.000 per malam. Mungkin proses inilah yang membuat antrian panjang dan memakan waktu lama. Kami baru bisa masuk jam 15 lebih atau tepatnya sejam lebih kami harus menunggu untuk bisa masuk ke kamar kami.

Suasana Kamar di Manhattan Hotel Jakarta

Suasana Kamar Rakarizi di Manhattan Hotel Jakarta

Kami memesan kamar yang twin bed dan mendapatkan kamar tersebut diarea smoking ya sudahlah kami terima karena hanya diarea itu yang masih tersisa. Kamarnya cukup luas, 2 bednya bersih lemari pakaian yang besar dimana didalamnya ada brankas serta dilengkapi dengan TV dan lemari es. Pada kamar Rakarizi juga terdapat mini bar yang didalamnya terdapat beberapa snack dan 2 air mineral besar. Selama Rakarizi berada didalam kamar suasana begitu nyaman, ruangan sejuk dan wifinya kenceng hehehe inilah yang Rakarizi harapkan.

Kamar mandi juga cukup luas dimana terdapat bathtub dan cermin besar didalamnya. Amanities kamar mandinya lengkap ada sabun mandi, shampo, pasta dan sikat gigi serta gel pembuat busa sabun untuk keperluan mandi di bathtub. 2 buah handuk bersih, keset serta hair dryer juga tersedia di kamar mandi. Air panas dan dingin di kamar mandi berfungsi dengan baik demikian pula dengan fasilitas lainnya.

Infinity Pool yang indah

Infinity pool terdapat pada lantai 8 hotel ini. infinity poolnya tidak terlalu luas tapi memiliki pemandangan yang luar biasa, yaitu kolam renang dengan latar belakang gedung-gedung pencakar langit Jakarta.

Kedalaman infinity pool adalah 120 cm merupakan kedalaman kolam rata-rata, airnya bersih, pinggiran kolam dihiasi pohon kamboja. Seperti biasa Rakarizi datang ke kolam renang sebelum kolam renang dibuka. Kolam renang dibuka jam 6.00 sedangkan Rakarizi datang ke kolam jam 5.45. Jadi selama waktu menunggu kami memanfaatkan waktu tersebut untuk berfoto-foto.

Infinity pool dibuka kamipun segera menikmati dingin dan indahnya infinity pool Manhattan Hotel. Sekitar 30 menit kami berenang kolam pun mulai ramai, seperti biasa dimanapun kami berenang jika kolam renang sudah mulai ramai kami segera beranjak dari kolam renang dan menyudahi kegiatan berenang kami.

Sarapan di Manhattan Hotel Jakarta

Setelah mandi pagi sekitar jam 7.00 pagi kami menuju lantai 3 untuk sarapan di Central Park Restaurant. Berhubung jatah sarapan kamar kami hanya untuk 2 orang, maka untuk Rakarizi dikenakan biaya tambahan sebesar Rp. 218.000 per orang ok lah kalau begitu aturannya kita lanjut sarapan yuk.

Restaurant Central Park menyediakan berbagai menu makanan dan masakan dari berbagai negara. Yang Rakarizi perhatikan sih diantaranya ada Makanan tradisional Indonesia seperti telur balado, bakwan sayur, bakwan jagung tapi Rakarizi tak melihat sambal khas Indonesia adanya saus dan mayonaise. Ada makanan Jepang seperti sushi, ada juga thousand island salad yang berasal dari Amerika sana, dan ada roti canai kuah kari dari India. Sebetulnya masih banyak lagi makanan yang disediakan di Restaurant Central Park ini tapi dengan tidak mengurangi rasa hormat tidak bisa Rakarizi sebutkan satu persatu karena apa… karena ga tau namanya hehehe.

Menu Sarapan Manhattan Hotel Jakarta

Suasana Sarapan di Central Park Restaurant Manhattan Hotel Jakarta

Rakarizi mencoba beberapa menu yang disediakan di restaurant Central Park. Secara keseluruhan makanan disini memiliki rasa yang enak terutama roti canai kuah kari beserta cabainya rasanya menyatu, pedes-pedes gimana gitu. Dan tentu saja bubur ayam racikan Rakarizi sendiri euhmmm begitu enak.

Setelah perut terisi kami beranjak dari restaurant menuju kamar kami untuk sejenak beristirahat. Sebelum keluar dari Restaurant Central Park bapak dihentikan langkahnya oleh penjaga restaurant. Ada apa ini ya??? Ternyata bapak diminta untuk menandatangani persetujuan untuk memotong deposit untuk pembayaran tambahan orang untuk sarapan. Alhamdulillahnya Rakarizi umurnya baru 12 tahun jadi hanya bayar 50% kemudian bapak membawa voucher diskon Central Park Rsetaurant yang diberikan saat check in kemarin jadilah dapat tambahan diskon 10%. Akhirnya tambahan sarapan untuk Rakarizi hanya Rp. 98.000 dari yang semula Rp. 218.000. Ini baru namanya rezeki anak sholeh hehehe alhamdulillah.

Proses Check Out

Setelah sarapan Rakarizi sejenak beristirahat meluruskan badan dan menikmati kencengnya wifi di kamar hotel kami. Setelah kurang lebih jam 9.30 kami segera packing mempersiapkan kepulangan kami. Segala berkas-berkas dan voucher kami persiapkan agar mempermudah proses check out agar tidak terlalu lama.

Setelah sampai di lobby hotel kami langsung menghadap receptionist untuk check out lalu ditanya atas nama siapa ?, kamar berapa ?, ada pemakaian mini bar tidak. Setelah kami jawab semuanya uang deposit kami dikembalikan sejumlah 500.000 dikurangi 98.000 untuk biaya sarapan Rakarizi. Ternyata proses check outnya mudah tidak seperti yang kami bayangkan hehehe, karena kami membayangkan seperti proses check in yang berlangsung lama.

Sesampainya diparkiran karcis parkir bapak hilang sehingga harus 10.000 untuk ongkos parkir dan 40.000 untuk bayar denda. Jangan seperti bapakku ya temen-temen pelupa hehehe. Begitulah pengalaman Rakarizi Mencoba Hotel Bintang 5 Manhattan Hotel kesimpulannya cukup nyaman dan cukup memuaskan. Ok temen-temen sampai ketemu di tulisan Rakarizi berikutnya ya.

 

 

Menikmati Libur Lebaran ke Tempat Wisata Anti Mainstream di Jakarta

Menikmati Libur Lebaran ke Tempat Wisata Anti Mainstream di Jakarta

Libur lebaran tahun 2019 tidak terlalu panjang Rakarizi bingung mau pergi kemana? untuk mengisi waktu liburan tahun ini. Beruntung orang tua Rakarizi telah memesan hotel di Jakarta jadi tinggal Menikmati Libur Lebaran ke Tempat Wisata Anti Mainstream di Jakarta saja hehehe.

Tempat Wisata Anti Mainstream di Jakarta

JPO Istora yang bukan merupakan JPO tujuan Rakarizi

Kenapa Rakarizi memilih berlibur ke tempat wisata yang anti mainstream karena jika memilih ke tempat wisata yang umum pastilah sangat ramai. Jika tempat ramai dan berjubel bukan keceriaan yang didapat malah kepenatan hehehe itu menurut Rakarizi lho. Selain menghindari keramaian tempat wisata anti mainstream juga lebih murah dalam segi biaya sehingga tidak terlalu memberatkan hehehe.

Menyusun itenerary untuk Menikmati Libur Lebaran ke Tempat Wisata Anti Mainstream di Jakarta

Menyusun itenerary diperlukan untuk memudahkan perjalanan dan menfokuskan tujuan tempat wisata anti mainstream di Jakarta. Setelah berdiskusi bersama didapatlah itenerary sebagai berikut :

Mengunjungi Masjid Ramlie Musofa sekaligus Shalat Jum’at disana, Makan Siang dikawasan Kelapa Gading, Check In Hotel, Berfoto ria di JPO Instagramable Senayan, Naik MRT Jakarta, Menikmati makan malam di Mall Ambasador dan Staycation di Manhattan Hotel.

Mengunjungi Masjid Ramlie Musofa

Hal pertama yang Rakarizi lakukan dalam Menikmati Libur Lebaran ke Tempat Wisata Anti Mainstream di Jakarta adalah dengan berangkat dari Bojong Gede jam 08.00 menuju Masjid Ramlie Musofa dikawasan Sunter Jakarta. Alhamdulillah perjalanan Rakarizi berjalan dengan lancar, Rakarizi sampai di Masjid Ramlie Musofa jam 09.50. Kami sampai sesuai dengan yang direncanakan sehingga kami bisa puas berfoto-foto dan membuat Vlog tentang Masjid Ramlie Musofa. Vlog Masjid Ramlie Musofa bisa dilihat disini.

Masjid Ramlie Musofa adalah Masjid berbentuk seperti Taj Mahal di India yang berdiri dikawasan Sunter Jakarta Utara. Masjid ini berwarna putih megah dengan arsitektur yang sangat cantik tak heran jika masjid ini dijadikan tempat shooting adzan magrib disalah satu stasiun tv swasta di Indonesia. Masjid ini mulai dibangun pada tahun 2011 dan diresmikan tahun 2016 oleh Prof. Dr. Nasarudin Umar dan H. Ramli Rasidin sang pemilik.

Oh ya didepan Masjid Ramlie Musofa terdapat Danau Sunter yang cukup indah untuk dinikmati. Setelah puas berfoto-foto di Masjid Ramlie Musofa kami menunggu waktu shalat jum’at tiba dengan menikmati mie ayam dipinggir Danau Sunter.

Tonton Youtube Rakarizi ketika berada di Masjid Ramlie Musofa

Makan Siang di kawasan Jakarta Utara

Mulanya kami berencana makan siang dikawasan Kelapa Gading tetapi rencana itu terpaksa kami batalkan karena susah juga untuk mencari tempat makan yang halal dan cocok dengan kami dikawasan tersebut melalui google. Setelah shalat jum’at kami mendapatkan brosur tempat makan dekat Masjid Ramlie Musofa, Food Stop namanya jadilah kami makan disana hehehe kemakan iklan di brosur.

Check In Hotel Manhattan

Setelah perut terisi kami lalu menuju Hotel Manhattan untuk melakukan check in. Kami dihotel hanya untuk menaruh mobil, menaruh barang-barang bawaan dan shalat ashar. Kami memutuskan untuk menaruh mobil di hotel karena cukup sulit juga mengikuti GPS di Jakarta, karena jalannya yang bertumpuk-tumpuk dan bercabang-cabang. Hehehe maklumlah orang kampuuung jadi bingung kalo ngikutin jalanan kota Megapolitan.

Menuju JPO Senayan yang Instagramable

Kami dijemput oleh taxi online dari hotel menuju JPO Senayan. Sampai dikawasan Senayan Bapak melihat JPO yang melintang dijalan Sudirman lalu memutuskan untuk turun dari taxi online. Hahaha karena ke sok tauan bapak ternyata kami salah turun, karena itu merupakan JPO Istora bukan JPO Senayan. Alhasil kami harus berjalan kaki lagi menuju JPO Senayan yang berjarak sekitar 500 m lebih. Untunglah trotoarnya indah dan nyaman sehingga berjalan sejauh itu menjadi tak terasa jauh.

Sampailah kami di JPO senayan yang instagramable itu. Disana telah banyak orang yang mendokumentasikan dirinya dijembatan ini. Tua, muda, kamera hp, kamera canggih turut serta dalam pengabadian momen keberadaan mereka di JPO Senayan ini. Rakarizipun turut serta berfoto ria di JPO ini cuma gaya Rakarizi berfoto tidak sehebat mereka.

JPO Senayan ini akan lebih cantik jika lampunya sudah menyala, tapi Rakarizi tak bisa menunggu sampai waktu itu tiba

Mencoba MRT di Jakarta

Dari JPO Senayan Rakarizi berjalan kaki kembali menuju Stasiun MRT Istora untuk merasakan naik MRT di Jakarta. Dulu Rakarizi sempat merasakan naik MRT di Singapura dan Kuala Lumpur ketika Rakarizi berharap semoga Indonesia dapat memiliki moda tranportasi umum semacam MRT, dan alhamdulillah harapan Rakarizi terkabul Indonesia memiliki moda transportasi MRT tahun ini.

Awalnya Rakarizi ingin naik MRT dari Senayan ke Bundaran HI tapi kata petugas MRT “MRT hanya sampai Stasiun Dukuh Atas saja”. Jadilah Rakarizi hanya memesan sampai Stasiun MRT Astra Setiabudi agar tidak jauh dari tempat kami menginap.

Stasiun MRT Jakarta

Harga tiket MRT dari Istora Mandiri ke Astra Setiabudi adalah sebesar RP. 3.000. Hanya saja kita mesti membeli kartu single trip Rp. 15.000 untuk bisa masuk kedalam stasiun MRT jadi total biaya untuk menuju stasiun Astra Setiabudi sebesar Rp. 18.000 ( 15.000 + 3.000 ). Kartu single trip bisa di refund di stasiun tujuan dan uang 15.000 kita akan kembali.

Makan Malam di Kuningan City Mall

Tadinya Rakarizi akan makan malam di Mall Ambasador tapi berhubung Mall Ambasador terlalu jauh dari Hotel Manhattan maka kami pilih Kuningan City Mall untuk mencari tempat makan malam. Kuningan City Mall tidak terlalu ramai tapi memiliki fasilitas yang sangat baik. Musholla Kuningan City Mall sangat bersih sehingga sangat nyaman untuk beribadah.

Musholla Kuningan City Mall yang bersih dan nyaman

Kami makan malam di Resto Gula Merah yang ada di area Kuningan City Mall. Untuk lebih lengkapnya  mengenai Resto Gula Merah bisa dibaca disini ya.

Setelah kenyang menyantap makanan di Resto Gula Merah Kuningan City Mall, kami kembali ke Manhattan Hotel untuk beristirahat. Demikian perjalanan Rakarizi dalam Menikmati Libur Lebaran di Tempat Wisata Anti Mainstream di Jakarta. Semoga temen-temen bisa menikmati tulisan ini ya… terima kasih. Dan jangan lupa baca juga ulasan Rakarizi tentang pengalaman Mencoba Hotel bintang 5 Manhattan Hotel.