Arsip Bulanan: April 2019

Cara Membuat Paspor

Cara Membuat Paspor

Paspor adalah dokumen resmi yang dikeluarkan oleh pejabat yang berwenang dari suatu negara yang memuat identitas pemegangnya dan berlaku untuk melakukan perjalanan antar negara. Paspor merupakan dokumen yang sangat penting bagi orang-orang yang hendak bepergian ke luar negeri. Lalu bagaimanakah cara membuat paspor ?

Rakarizi akan coba paparkan tahapan cara membuat paspor sesuai dengan pengalaman Rakarizi. Berikut tahapan cara membuat paspor di kantor Imigrasi kelas I Bogor :

Mendapat nomor antrian layanan via Whatsapp

Untuk mendapatkan nomor antrian layanan atau kode booking cukup ketik WA kirim ke nomor 08111100333 dengan format sebagai berikut :

Nama#Tanggallahir#Tanggalkedatangan

Contoh : Rakarizi#020393#15042019

Jika berhasil akan mendapat kode booking tapi jika ditanggal tersebut telah penuh pelayanan silahkan Anda memilih tanggal lain.

Gambar kiri jika kuota pelayanan pada hari itu telah penuh, Gambar kanan jika Anda berhasil mendapatkan jadwal

Ketentuan Layanan nomor antrian

  1. Wajib menggunakan nomor pribadi
  2. Kode booking harus diperlihatkan ketika datang ke Kantor Imigrasi
  3. Datang 30 menit sebelum jadwal yang ditentukan
  4. Kode booking hangus jika pemohon datang terlambat dan wajib daftar kembali
  5. Wajib membawa dokumen asli dan pastikan data diri pada dokumen identik dan sama
  6. Persyaratan yang tidak lengkap akan dikembalikan

Pengalaman Rakarizi sih bisa memesan tanggal hari ini untuk kedatangan hari ini. Pada saat itu Rakarizi mendapatkan kode booking jadwal pelayanan jam 11-12 padahal saat itu jam telah menunjukkan 13.30. Rakarizi tetap datang ke kantor Imgirasi dan tetap dilayani dengan baik intinya maju terus pantang mundur hehehe.

Dokumen dan persyaratan yang diperlukan

Paspor Baru

  1. KTP Elektronik asli dan foto copynya (Ukuran A4 ya)
  2. Kartu Keluarga asli dan foto copy
  3. Akta Kelahiran, Ijazah (SD/SMP/SMA), Buku Nikah atau Surat Baptis pilih salah satu saja
  4. Siapkan materai Rp. 6.000 satu

Perpanjang Paspor

  1. KTP Elektronik asli dan foto copynya (Ukuran A4 ya)
  2. Paspor Asli
  3. Siapkan materai Rp. 6.000 satu

Pendaftaran Permohonan Pelayanan Paspor

Begitu datang ke kantor Imigrasi langsung menuju loket Permohonan Pelayanan Paspor untuk mengisi formulir. Isi formulir dengan lengkap menggunakan huruf kapital dan tinta berwana hitam. Isi Surat pernyataan dengan lengkap bubuhi materai Rp. 6.000 dan tanda tangan.

Cara membuat paspor

Loket Permohonan Pelayanan Paspor

Kumpulkan form dan surat pernyataan dengan melampirkan semua dokumen. Sebelum Form dan Dokumen diperiksa Anda akan ditanya kode booking yang Anda miliki. Setelah Dokumen dan Form dinyatakan lengkap Anda akan diberikan nomor antrian.

Contoh cara pengisian form pembuatan paspor

Sesi Foto dan Perekaman Sidik Jari

Nomor antrian yang Anda miliki adalah untuk sesi foto dan perekaman sidik jari. Sebelum sesi foto sebaiknya Anda merapikan diri Anda terlebih dahulu agar layak difoto, tenang disana disediakan cermin kok buat berdandan. Jika nomor antrian Anda dipanggil Anda akan difoto dan seluruh jari Anda akan direkam satu persatu, awas yang jarinya suka basah keringkan dulu ya.

Sesi Wawancara

Pada sesi ini Anda akan ditanya tentang identitas Anda. Anda juga akan ditanya menggunakan paspor ini Anda mo kemana? tujuannya apa? kapan Anda akan pergi?. Jawab saja dengan jujur gampang kok pertanyaannya. Setelah wawancara Anda akan diberikan kertas berisi barcode untuk melakukan pembayaran di teller bank atau kantor pos. Biaya pembuatan paspor adalah Rp. 355.000.

Biaya membuat paspor

Biaya pembuatan paspor biasa 48 halaman Rp. 300.000 ditambah biaya Jasa penggunaan teknologi sistem penerbitan paspor berbasis biometrik Rp. 55.000 total Rp. 355.000

Khusus untuk yang ingin Umroh atau bepergian ke Negara Timur Tengah mereka memiliki peraturan bahwa nama di paspor harus 3 kata. Nah bagi Anda yang namanya hanya 2 kata sebaiknya Anda mengajukan penambahan kata pada saat sesi wawancara ini. Asal Anda membawa akte kelahiran dan copynya kemudian Anda akan diminta mengisi surat pernyataan untuk menambahkan satu kata nama ayah dibelakang nama Anda. Jadi deh nama Anda menjadi 3 kata.

Ok itu aja informasi dari Rakarizi tentang Cara Membuat Paspor semoga bermanfaat ya temen-temen.

 

 

 

Menginap 2 Malam di Metro Hotel Bukit Bintang

Menginap 2 Malam di Metro Hotel Bukit Bintang

Metro Hotel Bukit Bintang merupakan hotel yang memiliki lokasi yang sangat strategis di kawasan Bukit Bintang. Alamat tepatnya adalah Jl. Imbi No. 208 Bukit Bintang Kuala Lumpur Malaysia. Selama berada di Malaysia kami menginap 2 malam di Metro Hotel Bukit Bintang.

Menginap 2 Malan di Metro Hotel Bukit Bintang

Suasana jalan Kuala Lumpur pada saat pagi menjelang dilihat dari kamar hotel

Hotel yang sangat mudah dijangkau

Kami tidak kesulitan mencari hotel ini, karena memang kami dijemput di Bandara KLIA1 dan diantar ke hotel ini. Tapi seandainya tidak dijemputpun mudah,  Anda tinggal naik KLIA Express menuju KL Sentral, dari Kl Sentral Anda naik Monorail tujuan Titi Wangsa dan cukup turun di Stasiun Imbi saja. Dari Stasiun Imbi Anda tinggal berjalan kaki sejauh 140 m saja.

Baca juga tips berwisata di Kuala Lumpur

Hotel Strategis

Metro Hotel Bukit Bintang merupakan hotel yang sangat strategis ditengah pusat kota Kuala Lumpur. Meski bukan berada di kawasan elit KLCC tapi tetap hotel ini memiliki ke strategisan tersendiri. Bagaimana tidak, hotel ini dekat dengan Mall Pavilion, Mall barang branded di Kuala Lumpur yang berjarak hanya sekitar 1 km saja. Dapat ditempuh dengan naik Monorail yang hanya melewati satu stasiun saja, atau dengan berjalan kaki pun bisa dengan menelusuri jalan Imbi kemudian belok kiri sekitar 100 m bertemu dengan Jl. Bukit Bintang tinggal nyebrang deh ke kanan sudah terlihat Mallnya.

Hotel ini juga sangat dekat dengan Jl. Alor yang terkenal sebagai pusat kuliner malam di Kuala Lumpur. Dari hotel ke Jl. Alor hanya berjarak 550 m saja, jadi Anda tinggal berjalan kaki saja untuk menuju ke Jl. Alor yang ada dibelakang hotel. Oh iya hotel ini juga dekat dengan mini market sehingga sangat mudah jika Anda perlu apa-apa tinggal beli deh di mini market.

Baca juga Wisata Kuliner di Kuala Lumpur

Proses Check In mudah

Kami datang di Kuala Lumpur siang menjelang sore hari. Masuk ke lobi hotel kami langsung menuju resepsionis dan kami langsung menunjukkan bukti pemesanan kamar beserta kartu identitas kami. Tak lama berselang kamipun mendapatkan kunci kamar kami yang terletak di lantai 4. Begitu masuk kamar kami langsung melaksanakan shalat juhur, kemudian menunggu waktu ashar barulah kami berjalan-jalan menikmati Kuala Lumpur disore hari.

Fasilitas Kamar

Fasilitas kamar hotel yang dapat dinikmati

Kamarnya cukup luas dan nyaman dengan jendela menghadap ke perempatan jalan imbi. Dari jendela kamar kita dapat melihat monorail yang berlalu lalang dan bapak Rakarizi paling suka memperhatikan jalanan Kuala Lumpur dipagi hari.

Fasilitas cukup lengkap dari mulai perlengkapan mandi, teh, kopi, air mineral, teko listrik, brankas sampe dengan hair dryer. Hair dryer adalah peralatan yang jarang Rakarizi temui jika menginap di hotel. Maklumlah karena keluarga Rakarizi selalu memilih kamar standar atau yang paling murah hahaha.

Breakfast

Selama menginap 2 malam di Metro Hotel Bukit Bintang ini Rakarizi selalu merasakan makanan yang enak, menjadikan Rakarizi betah berada disini. Makananya cukup variatif dari mulai appetizer, main course hingga dessertnya lengkap, sehingga kebutuhan makan kami terpenuhi dengan baik.

Suasana sarapan di Metro Hotel Bukit Bintang

Sebetulnya hotel ini tidaklah lengkap seperti hotel yang biasa Rakarizi kunjungi. Hotel ini tidak memiliki kolam renang sehingga Rakarizi tidak bisa menghabiskan waktu dengan berendam di air hehehe. Tapi semua itu tergantikan dengan lokasi yang strategis dan pelayanan yang memuaskan menjadikan Rakarizi tidak merasa bosan berada di hotel ini. Proses check out di hotel ini mudah, ruang tunggu di lobbynya pun cukup nyaman untuk menunggu sampai jemputan kami tiba di hotel.

Pengalaman menginap 2 malam di Metro Hotel Bukit Bintang ini terasa begitu menyenangkan. Semoga Rakarizi dapat pengalaman yang menyenangkan terus disetiap perjalanan Rakarizi aamiin.

 

Lanjutkan membaca Menginap 2 Malam di Metro Hotel Bukit Bintang

Liburan Murah Meriah di Jakarta

Liburan Murah Meriah di Jakarta

Awalnya tidak ada rencana apa-apa hari minggu ini. Waktu menuju siang terasa lama bagi Rakarizi akibat merasa bosan dirumah saja tak kemana-mana hehehe. Rakarizi merengek ingin jalan-jalan keluar merasakan suasana yang berbeda menghilangkan rasa bosan yang mendera yaaa elah lebay amat kata-katanya yak. Berhubung tanggal menunjukkan tanggal tua jadi bapak memutuskan untuk Liburan murah meriah di Jakarta Rakarizi pun mengamininya yang penting keluar rumah.

Liburan Murah Meriah di Jakarta

Rakarizi berpose di Monumen Pembebasan Irian Barat

Perjalanan Menuju Lapangan Banteng

Berangkat dari Bojong menuju Stasiun Cilebut agar bisa memarkirkan kendaraan kami dengan mudah karena kalau Stasiun Bojong agak susah parkir. Naik Comuter Line tujuan Stasiun Juanda karena tujuan liburan murah meriah di Jakarta kami yang pertama adalah Lapangan Banteng. Menurut mbah Google Stasiun terdekat dari Lapangan Banteng adalah Stasiun Juanda dan memang benar adanya.

Sampai di Stasiun Juanda kami langsung mencari Bajaj untuk menuju Lapangan Banteng. Setelah tawar menawar harga dicapailah angka kesepakatan ongkos menuju Lapangan Banteng adalah Rp. 15.000. Waktu tempuh dari Stasiun Juanda ke Lapangan Banteng tidak terlalu lalu lama hanya sekitar 5 menit saja.

Lihat juga wisata kuliner Jakarta

Ada apa di Lapangan Banteng ?

Sampai di Lapangan Banteng kami turun dari bajaj karena sudah siang cuaca sangat terik sekali. Lapangan Banteng merupakan lapangan seluas 5,2 Ha yang dibagi dalam beberapa area.

Area Monumen Pembebasan Irian Barat

Area ini merupakan area yang paling tampak dari kejauhan karena patung ini merupakan bangunan paling tinggi di Lapangan Banteng dan merupakan bagian utama dari Lapangan Banteng. Monumen ini merupakan pengingat perjuangan dalam pembebasan Irian Barat yang sekarang lebih dikenal dengan provinsi Papua.

Area Amphiteatre

Area ini yang paling kami suka karena sangat cantik untuk difoto. Amphiteatre ini berbentuk setengah lingkaran mengelilingi kolam air mancur dengan sebelas tangga.

Area Air Mancur

Air Mancur di Lapangan Banteng akan dioperasikan setiap sabtu malam pukul 18.30. Pertunjukan air mancur yang menari-nari dengan lampu warna-warni dengan diiringi lagu nasional maupun daerah ini akan berlangsung selama 15 menit. Sungguh suasana yang dapat menghibur warga masyarakat yang selama seminggu penuh disibukkan oleh pekerjaan dan pelajaran yang memberatkan otak.

Area Bermain Anak

Area ini merupakan tempat untuk bermain anak-anak ada perosotan jungkat-jungkit dan lain-lain.

Area Lapangan Olah Raga

Ketika Rakarizi kesini banyak orang-orang yang sedang berolah raga baik tua maupun muda.

ketika Rakarizi berkunjung ke Lapangan Banteng terdapat pameran tanaman dan hewan. Kebanyakan yang dipamerkan adalah tanaman anggrek dan hewan reptil. Rakarizi cuma liat-liat saja tidak beli yang Rakarizi beli beli es goyang makanan mama dan bapak jaman dulu hehehe. Tak terasa waktu telah sore sudah masuk waktunya shalat ashar lalu kami lihat dari kejauhan ada kubah masjid lalu kami mendekat ke kubah tersebut yang ternyata kubah Masjid Istiqlal hehehe.

Yang tak jauh dari Jakarta Wisata Bogor

Makan Pecel di Masjid Istiqlal

Ternyata dari Lapangan Banteng ke Masjid Istiqlal jaraknya tidak jauh berarti dari Stasiun Juanda ke Lapangan Banteng deket juga kalo gitu ngapain tadi naik bajaj ya? hehehe. Sampai di Masjid di Istiqlal kami langsung shalat ashar setelah shalat berfoto-foto sebentar di area masjid.

Setelah shalat, perut Rakarizi lapar cari-cari di google tidak ada tempat makan yang deket plus murah. Akhirnya kami putusin untuk menuju stasiun siapa tahu di stasiun ada tempat makan sesuai target. Baru keluar area masjid mata terbelalak melihat ada tukang pecel pinggir kali yang ada di Area Istiqlal. Lalu kami bertiga menikmati pecel Istiqlal ditemani angin sore yang berhembus sambil mengenang masa kuliah bapak yang katanya sering makan pecel di Istiqlal.

Pecel Istiqlal

Pecel Istiqlah yang kami nikmati disore hari

Menikmati Bis Tingkat Gratis

Keluar dari area Istiqlal Rakarizi melihat ada banyak orang yang sedang berkumpul menunggu bis tingkat gratis ke berbagai tujuan. Lalu Rakarizi ingin ikut menikmati juga bisa tingkat gratis dan memilih tujuan Bundaran Hotel Indonesia yang akan balik lagi ke Stasiun Juanda.

Begitu Bis Tingkat datang dan kondisinya kosong Rakarizi langsung masuk ke lantai 2 bis, sayang dilantai 2 bis tidak ada sopirnya hehehe . Bisnya nyaman, kondisinya baik, gratis pula wehhh pokoknya mantaplah. Bis yang Rakarizi naiki adalah History of Jakarta (BW 1) dengan rute Juanda-Monas-Balai kota-Museum Nasional-Gedung Arsip-Museum Bank Indonesia-BNI 46-Pasar Baru dan kembali lagi ke Juanda.

Hal yang Rakarizi kagumi ketika menaiki bis tingkat adalah kondisi Jakarta yang sudah berbeda. Trotoarnya lebar-lebar rapih indah nyaman untuk dinikmati oleh pejalan kaki. Melihat kemegahan hotel bersejarah yaitu Hotel Indonesia Kempinski dan ada juga karya seni bambu yang cukup besar tak jauh dari bundaran HI. Karya seni bambu itu masih baru jadi masih asing bagi Rakarizi, karya seni itu bernama Getah Getih yang dibuat oleh seniman Joko Avianto.

Menikmati Jakarta disore hari

Lelah sudah menikmati kota Jakarta hari itu, bangga memiliki Ibu Kota Negara seperti ini. Next time Rakarizi akan melakukan liburan murah meriah di Jakarta lagi menikmati tempat indah di Jakarta yang gratis-gratis. Target sih JPO-JPO Jakarta yang indah dan Masjid Ramlie Mustofa plus staycation di hotel kalo punya uang hehehe.