Arsip Bulanan: Februari 2017

Mengunjungi Tempat Wisata di Batu dan Malang

Mengunjungi Tempat Wisata di Batu dan Malang

Bermula dari keinginan mamaku yang ingin berwisata ke daerah Malang. Kemudian kami berpikir untuk mengajak serta enin, abah dan tante agar liburan menjadi lebih seru dan ramai. Setelah berdiskusi sekeluarga dan menetapkan tanggal berlibur kami baru bersiap-siap menghitung biaya mengunjungi tempat wisata di Batu dan Malang.

Alun-alun Kota Batu

Alun-alun Kota Batu

Persiapan berlibur ke Batu dan Malang

Untuk memenuhi kebutuhan untuk berwisata keluarga selama 3 hari dua malam kami menabung selama beberapa bulan. Kami hitung seluruh biaya berlibur selama 3 hari 2 malam di Batu dan Malang untuk enam orang adalah seitar Rp. 13.000.000. Setelah beberapa bulan baru terkumpullah biaya yang kami perlukan untuk  mengunjungi tempat wisata di Batu dan Malang.

Setelah dana terkumpul kami langsung memesan tiket transportasi dan akomodasi hotel. Kami merencanakan untuk Wisata ke Malang naik kereta api ketika berangkat dan pulang menggunakan pesawat agar tidak terlalu melelahkan ketika sampai di rumah. Kami menggunakan kereta Majapahit ketika berangkat dan pulang menngunakan pesawat Garuda Indonesia agar orang tua kami merasa nyaman dalam penerbangan pertama mereka. untuk menginap disana kami memutuskan untuk menginap di Seulawah Grand View setelah melihat beberapa review di TripAdvisor dan Traveloka.

Perjalanan Menuju Malang

Pada hari itu 23 September tepat dihari ulang tahun Enin kami berangkat menuju Malang. kami langsung menuju Stasiun Pasar Senen karena kami menggunakan kereta Majapahit yang ada di Stasiun Senen. Dari Bogor menggunakan comuter line tujuan Stasiun Juanda, dari Stasiun Juanda menuju Stasiun Pasar Senen kami menggunakan bajaj. Jam 17.00 kami sudah sampai di Stasiun Pasar Senen alhasil kami harus menunggu ber jam-jam karena kereta kami baru akan berangkat jam 22.00, tapi tak mengapa daripada terlambat.

Tepat sesuai jadwal kereta Majapahit tujuan Malangpun tiba, kami langsung menuju tempat duduk yang sudah ditentukan dalam tiket. Suasana didalam Kereta Majapahit cukup nyaman sehingga waktu 15 jam didalam kereta tidak begitu melelahkan. Hal yang paling Rakarizi tunggu-tunggu ketika naik kereta jarak jauh adalah Pop Mie yang ditawarkan oleh para petugas kereta. Tidak afdol rasanya kalo tidak membeli pop mie dikereta makanya kami sekeluarga menikmati makan pop mie didalam kereta.

Mengunjungi Tempat Wisat di Batu dan Malang

Rakarizi dan abahnya menikmati malam di kereta Majapahit

Menyusun Itenerary

Tiba Stasiun Malang Kota kami dijemput Oleh Travel yang telah kami pesan untuk menemani perjalanan kami selama di Kota Malang dan Batu. Sebetulnya kami telah membawa itenerary dari Bogor. Tapi setelah berdiskusi dengan driver travel akhirnya kami merubah itenerary wisata kami selama di Malang. Adapun interary hasil diskusi dengan driver travel sebagai berikut, Shalat Jum’at di Masjid Alun-alun Batu, Taman Selecta, Wisata Petik Apel di HKTA, Check in Hotel, Museum Angkut untuk keesokan harinya kami hanya akan membeli oleh-oleh dan Wisata Kuliner Bakso President.

Masjid Alun-Alun Kota Batu

45 menit sudah perjalanan dari Malang sampai Alun-alun Batu. Karena sudah masuk waktu shalat jum’at kamipun melaksanakan shalat jum’at di Masjid Agung An-Nur Kota Batu. Masjid Agung An-Nur cukup luas dan nyaman bagi wisatawan untuk melaksanakan shalat maupun beristirahat. Ketika Rakarizi ambil wudu di Masjid ini terasa segar sekali karena airnya dingiiin menyenangkan berada di Masjid Agung An-Nur Kota Batu.

Mencari Makan Siang di Kota Batu

Setelah Shalat Jum’at kami langsung mencari tempat makan siang karena perut sudah sangat keroncongan. Sesuai dengan yang telah direncanakan dari Bogor kami mencari Burger yang terkenal di Kota Malang dan Batu yaitu Burger Buto. Untunglah Burger Buto tidak telalu jauh dari Alun-alun Kota Batu jadi perut tidak semakin keroncongan. Untungnya lagi didekat Burger Buto ada juga tempat makan Pecel Berkah sehingga kami bisa makan burger plus makan nasi pula hehehe. Kalo ingin tau lebih lengkap tentang perjalanan wisata kuliner Rakarizi di Batu dan Malang bisa dibaca disini.

Taman Selecta

Taman Selecta

Alamat Taman Selecta Kota Wisata Batu, Jl. Raya Selecta No. 1, Tulungrejo, Bumiaji, Tulungrejo, Bumiaji, Kota Batu, Jawa Timur 65336. Dari Alun-alun kota Batu tidak terlalu jauh. Taman Selecta telah berdiri sebelum Indonesia merdeka, konon ceritanya taman ini telah dimiliki pemerintah Belanda sejak tahun 1928. Villa di Taman Selecta inipun pernah digunakan pertemuan oleh Ir. Soekarno dan rekan-rekan seperjuangannya. Jadi Taman Selecta selain indah juga memiliki nilai sejarah.

Harga tiket masuk Taman Selecta adalah Rp. 35.000/orang sudah termasuk tiket menikmati Water Boom. Untuk biaya parkir di Taman Selecta Rp. 5.000 untuk sepeda motor sedangkan untuk mobil Rp. 10.000 Fasilitas yang dapat dinikmati di taman ini selain water boom adalah Sky Bike, Play Ground, Pemandian Air Panas, Kiddie Ride, Perahu Bebek, Flying Fox dan Menunggang kuda semua fasilitas ini dikenakan biaya tambahan yang berbeda-beda. Fasilitas yang Rakarizi nikmati ketika bermain disana Taman yang indah dan Sky bike sehingga dapat menikmati keindahan taman dari atas.

Menikmati Wisata Petik Apel di KTMA

Puas di Taman Selecta kami berwisata petik apel di perkebunan yang dimiliki Kelompok Tani Makmur Abadi (KTMA) dengan tiket masuk Rp. 25.000,- . Harga tiket tersebut sudah termasuk satu gelas sari apel ketika akan masuk, menikmati suasana kebun apel dan kamu juga bisa memakan apel sepuasnya didalam kebun. Tapi jika ingin dibawa pulang dikenai harga Rp. 25.000/kg nya. Kami sangat menikmati kebun apel ini sambil mengunyah apel yang kita petik. Apalagi abah sampai naik-naik pohon segala untuk mendapatkan apel yang bgus.

Menikmati apel langsung dari pohonnya

Di tempat ini ada yang menawarkan oleh-oleh khas Malang belilah disini karena menurut pengalaman saya harganya lebih murah jika dibandingkan di Kota Malang. Menikmati kebun dan makan apel sudah selesai tiba saatnya Check in ke hotel untuk beristirahat sejenak.

Kamipun check in di Seulawah Grand View hotel yang tidak terlalu besar tapi sangat cukup untuk beristirahat keluarga kami apalagi ditemani indahnya pemandangan disekitar hotel yang diapit oleh dua gunung dan saat sore banyak orang yang ber paralayang. Untuk cerita lengkap Rakarizi tentang Seulawah Grand View disini.

Menikmati Museum Angkut di malam hari

Setelah mandi dan beristirahat sejenak di hotel kamipun melanjutkan perjalanan wisata kami di Batu dengan mengunjungi Museum Angkut. Museum Angkut merupakan salah satu tempat wajib dikunjungi ketika Anda mengunjungi tempat wisata di Batu dan Malang. Museum Angkut jaraknya tidak terlalu jauh dari Hotel Seulawah Grand View. Museum Angkut adalah Museum yang berisi berbagai alat transpotasi dari alat transportasi darat sampai udara. Bahkan dilengkapi dengan alat transportasi jaman dahulu sampai jaman sekarang.

Harga tiket masuk Museum Angkut Rp. 70.000 untuk weekdays sedangkan untuk weekend Rp. 80.000. Karena kami datang kesini ketika weekend berarti yang tinggal kali saja harga tiket kali 6 orang hehehe. Kami tidak lama di Museum Angkut karena sudah kelelahan dari pagi sampai malam kami mengelilingi Kota Batu. Karena hanya sebentar jadi tidak semua area Museum kami jelajahi.

Museum Angkut yang hanya dinikmati dalam waktu satu jam

Kami memutuskan untuk keluar Museum dan mencari makan malam di Pasar Apung yang ada di kawasan museum. Namun ternyata tidak ada yang cocok lalu kami minta tolong ke driver kami untuk mengantar ke tempat makan yang enak dan kami pun diantar ke Warung Wareg.

Perut telah terisi tiba saatnya kami beristirahat di hotel Seulawah Grand View. Setelah berenang dan menikmati sarapan pagi di hotel kamipun berkemas untuk pulang karena perjalanan kami tinggal menuju kota Malang untuk membeli oleh-oleh dan menikmati Bakso President.

Berbelanja Oleh-oleh dan Menikmati Bakso President

Driver kami tiba tepat waktu untuk mengantar kami ke kota Malang. Sampai di Kota Malang kami langsung diantar ke tempat oleh-oleh yang cukup terkenal di Kota Malang. Kami membeli oleh-oleh disana sambil berbicara satu sama lain tentang penyesalan kami kenapa tidak membeli oleh-oleh ditempat petik apel atau di depan hotel yang ternyata harganya lebih murah. Barang bawaan kami semakin banyak karena bertambah dengan tas oleh-oleh.

Puas berbelanja kamipun melanjutkan perjalanan ke Bakso President yang melegenda itu. Rasanya baksonya cukup hanya sambalnya sangat pedas hati-hati jangan kebanyakan hehehe. Rencana awal ingin berfoto dulu di alun-alun Kota Malang setelah dari Bakso President namun karena jadwal penerbangan pesawat kami udah semakin mepet jadi tidak jadi deh. Kamipun langsung diantar ke Bandara Abdurrahman Saleh untuk pulang ke Bogor. Perjalanan kami menggunakan Nayfa Travel begitu menyenangkan, antar kami lagi yah kalo kami Mengunjungi tempat wisata di Batu dan Malang hehehe.